Penggunaan Dana Bumdes Di Desa Padang Langkat Diduga Mark Up - Bicara News | Bicara Membangun Nusantara

Header Ads

Header ADS

Penggunaan Dana Bumdes Di Desa Padang Langkat Diduga Mark Up

 Foto Rumah Eks Kades Lama Saat Dikonfirmasi Tim Dari Wartawan
Bicaranews.com | Langkat - Penggunaan dana Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) di Desa Padang Langkat Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat Sumatera Utara, tahun 2020 - 2022 diduga mark up dan fiktip.

Pasalnya, dana Bumdes yang dikelola dari anggaran Dana Desa tahun 2020 - 2022 sebagai penyertaan modal usaha tidak dapat dipertanggung jawabkan oleh pengurus yang lama," ujar Antares kepada wartawan, Jumat (13/1/2023).

"Kami pengurus yang baru sangat kecewa terhadap ulah oknum didalam kepengurusan yang lama. Selama 3 tahun dikelola namun tidak dapat menunjukkan barang atau alat yang dibelanjakan kepada pihaknya, sehingga merasa dirugikan," tutur Antares. 

Seperti belanja 1 unit Hantraktor sawah seharga Rp 15.000.000 dan 1 buah Laptop untuk kantor.. Dimana aset desa tersebut sampai saat ini belum dapat diperlihatkan oleh pengurus yang lama.

Selain itu, biaya Bimtek Rp 25 juta hingga saat ini mereka tidak dapat memberitahukan dimana lokasi dan siapa yang berangkat waktu itu serta masih ada lagi yang lainnya," sebutnya.

Padahal, dana Bumdes ini bila dikelola dengan baik sangat bermanfaat bagi warga desa. Jadi sampai saat ini aset tersebut belum kami serah terimakan dari kepengurusan yang lama. Mereka mengatakan bahwa itu tanggung jawab kades lama inisial Zul.

Setelah di investigasi dari LPJ tahun 2020 - 2022, ternyata ada kejanggalan dilaporan yang dibuat oleh pengurus bumdes yang lama serta mantan kades yang sudah habis masa jabatannya.

Sebelumnya bulan September pengurus Bumdes lama dan yang baru pernah melaksanakan rapat musyawarah namun tidak ada penjelasan yang bisa dipegang,"cetusnya.

Tertutupnya penjelasan secara rinci terkait penggunaan dana Bumdes Maju Langkat Berseri tahun 2020 - 2022. Pengurus Bumdes yang baru pun mencoba melaporkan kepada Inspektorat serta Polres Langkat di Stabat.

Agar memanggil siapa saja oknum yang terlibat didalamnya sebelum masalah ini dilaporkan ke Kejaksaan di Stabat. Dan masih menunggu etikat baiknya untuk dipulangkan, " tandasnya.

Eks Kepala Desa Padang Langkat inisial Zul saat dikonfirmasi wartawan dirumahnya tidak berada di tempat. Dari keterangan istri bapak lagi keladang, " katanya singkat. 

Namun, saat dihubungi ke nomor Hp 0823620200xx diangkat namun salah nomor ini, " jawabnya singkat. (Bn)  


Pewarta : Mare


Diberdayakan oleh Blogger.