Pemerkosa Disertai Pembunuhan dan Perampokan Terhadap Remaja di Sunggal Ditangkap, Pelaku Paman Kandung

Pemerkosa Disertai Pembunuhan dan Perampokan Terhadap Remaja di Sunggal Ditangkap, Pelaku Paman Kandung

Rambe
By -
0

Bicaranews.com|Medan - Tak sampai 24 jam, Tim Jatanras Sat Reskrim Polrestabes Medan dan Tekab Reskrim Polsek Sunggal berhasil membekuk pelaku pemerkosaan disertai pembunuhan dan perampokan terhadap remaja wanita berinisial MJ (15) warga Perumahan Griya Desa Tanjung Selamat, Kecamatan Sunggal yang ditemukan tewas di dalam kamar tidurnya, Kamis (15/10/2020) malam

Pelaku S (43) warga Jalan Besar Tanjung Selamat Gang Karo-karo, Desa Tanjung Selamat, Kecamatan Sunggal merupakan paman kandung korban yang juga bekas residivis kasus curanmor dan penganiayaan.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko didampingi Kasat Reskrim Kompol Martuasah H Tobing dan Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi dalam keterangan persnya di Mapolrestabes, Jumat (16/10/2020) mengatakan selain membekuk S, petugas juga meringkus 2 pelaku lainnya.

"Dua pelaku lagi masing-masing berinisial Su (40) dan MH (26)  keduanya warga Jalan Percobaan Gang Keluarga Dusun I, Desa Tanjung Selamat, Kecamatan Sunggal yang berperan menjualkan barang-barang milik korban. Sedangkan motif pelaku nekat menghabisi nyawa korban lantaran butuh uang karena terlilit utang," ujar Riko.

Lanjut Kapolrestabes, dari hasil pemeriksaan terhadap tersangka, orangtua korban dan saksi-saksi lainnya, sebelum pembunuhan terjadi Rabu (14/10/2020) sekira pukul 04.00 WIB S datang ke rumah ibu kandung korban yang juga kakak tersangka, Erlina (41) untuk meminjam uang. 

"Ibu korban memberikan uang Rp 200 ribu kepada tersangka. Esok harinya Erlina berangkat kerja, sedangkan putrinya (korban-red), MJ sendiri di dalam rumah. Tersangka kembali mendatangi rumah kakaknya dan bertemu korban. Selanjutnya tersangka meminta korban untuk menunjukkan tempat penyimpanan uang ibunya," terangnya.

Korban sambung Kapolrestabes, mengaku tidak mengetahui tempat penyimpanan uang ibunya. Tiba-tiba  tersangka langsung membekap mulut korban hingga pingsan, lalu memperkosanya. Ketika tersadar dia diperkosa, korban sempat berteriak. Namun tersangka S kembali membekap mulut korban dengan bantal guling dan langsung mencekik lehernya hingga korban tewas.

"Saat korban sudah tidak bernyawa lagi, tersangka kembali menyetubuhi korban. Setelah itu tersangka mengambil barang-barang milik korban yang terdiri dari 1 laptop dan 3 HP. Tersangka kemudian langsung meninggalkan lokasi," katanya.

Kapolrestabes menambahkan, sekira pukul 21.00 WIB, ibu korban pulang ke rumahnya dan menemukan anaknya telah meninggal dengan kondisi tangan terikat dan celana terbalik. Ibu korban selanjutnya membuat laporan ke polisi.

"Tim Jatanras dan Tekab Reskrim yang mendapat laporan adanya korban pembunuhan, langsung melakukan olah TKP. Dari hasil penyelidikan petugas mengantongi 1 nama yang merupakan pelaku pembunuhan terhadap korban," ungkapnya.

Masih kata Riko, sekira pukul 23.00 WIB atau tak sampai 24 jam pasca kejadian, petugas berhasil menangkap pelaku utama yang merupakan paman korban berinisial S dari tempat persembunyiannya di saru rumah kosong kawasan Pasar III Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang. 

"Saat diamankan, tersangka berteriak bahwa dia telah membunuh orang. Warga sekitar yang jengkel langsung memukul tersangka hingga babak belur. Untung saja, amukan warga itu dapat diredakan dan pelaku langsung diboyong ke Polsek Sunggal," katanya.

Lebih lanjut disampaikan Kombes Riko, dari pengakuan tersangka S, petugas kemudian menangkap 2 tersangka lagi berinisial Su dan MH di wilayah Tanjung Selamat, Sunggal. Keduanya berperan menjualkan barang hasil curian.

"Karena perbuatannya, tersangka dipersangkakan dengan Pasal 339 Subs 338 Subs 365 Ayat 1 KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup atau penjara selama-lamanya 20 tahun penjara," pungkasnya.

Sebelumnya, diduga menjadi korban pembunuhan, seorang remaja wanita berinisial MJ (15) warga Perumahan Griya Desa Tanjung Selamat, Kecamatan Sunggal ditemukan tewas di dalam kamar tidurnya, Kamis (15/10/2020) malam.(sib/bn)

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)