Jokowi Lantik Daniel Tumpal Simanjuntak Jadi Dubes RI untuk Kanada - Bicara News | Bicara Membangun Nusantara

Header Ads

Header ADS

Jokowi Lantik Daniel Tumpal Simanjuntak Jadi Dubes RI untuk Kanada

Daniel Tumpal Simanjuntak

Bicaranews.com|Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik 12 duta besar luar biasa dan berkuasa penuh (LBBP) Republik Indonesia (RI) di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (17/11/2021). Salah satu yang dilantik adalah Dubes LBPP RI untuk Kanada merangkap International Civil Aviation Organization (ICAO) Daniel Tumpal Simanjuntak.

Sebelumnya, dia menjabat sebagai Direktur Afrika di Direktorat Jenderal Asia dan Pasifik Kementerian Luar Negeri. Jabatan itu diembannya sejak 2017.

Mengutip data yang diperoleh dari Kemenlu, Daniel menempuh pendidikan sarjana strata satu di Jurusan Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (lulus 1996). Kemudian Magister Hubungan Internasional diraih di kampus yang sama pada tahun 2000.

Daniel juga memperoleh gelar MA di Portsmouth University, Inggris (2002) dan LL.M di Erasmus University Belanda (2004). Daniel mengawali karier di Kemenlu pada 1998 sebagai staf di bidang riset dan pengembangan. Dalam perjalanan kariernya, Daniel juga pernah bertugas di Kedubes RI di Belanda, PBB, dan Kedubes RI di AS. Ia kemudian dilantik sebagai Direktur Afrika pada 2017.


Berikut daftar 12 dubes yang dilantik Jokowi pada hari ini:

1. Dubes LBBP RI untuk Italia, M Prakosa;

2. Dubes LBBP RI untuk Portugal, Rudy Alfonso;

3. Dubes LBBP RI untuk Ukraina, Ghafur Akbar Dharmaputra;

4. Dubes LBBP RI untuk Polandia, Anita Luhulima;

5. Dubes LBBP RI untuk Kroasia, Suwartini Wirta;

6. Dubes LBBP RI untuk India, Ina Krisnamurti;

7. Dubes LBBP RI untuk Kanada, Daniel Tumpal Simanjuntak;

8. Dubes LBBP RI untuk Tunisia, Zuhairi Misrawi;

9. Dubes LBBP RI untuk Austria, Damos Agusman;

10. Dubes LBBP RI untuk Bangladesh, Heru Subolo;

11. Dubes LBBP RI untuk Korea Selatan, Gandi Sulistiyanto; dan

12. Dubes LBBP RI untuk Tanzania, Triyogo Jatmiko.

sumber:CNBC

Diberdayakan oleh Blogger.