Pilkades Paluh Manis Langkat Berbuntut Panjang - Bicara News | Bicara Membangun Nusantara

Header Ads

Header ADS

Pilkades Paluh Manis Langkat Berbuntut Panjang

BicaraNews.com|Langkat - Pemilihan terhadap 5 calon kandidat di Desa Paluh Manis, Kecamatan Gebang Kabupaten Langkat Sumatera Utara, berbuntut panjang diduga terdapat banyak kecurangan seperti 2 orang warga hilang ingatan terdaftar dan mendapat undangan. 

Hal tersebut disampaikan Pran Marbun didampingi Eko Haloho selaku tim pemenangan nomor 4 kepada wartawan, Senin (27/06/2022). Ada beberapa poin kecurangan yang dilakukan oleh panitia saat Pilkades. Oleh sebab itu, warga menuntut haknya kepada panitia kembali untuk mencoblos ke TPS.

Parahnya lagi kata Pran Marbun, 2 anak kandung 1 anak angkat dan 2 anggota keluarga dari kandidat nomor 4 diabaikan hak suaranya oleh panitia serta puluhan warga lainnya. Oleh sebab itu pihaknya akan membuat sanggahan karena selisih hanya 4 suara.

"Herannya lagi, ke 5 berkas berupa KTP dan KK sudah sampai ditangan Kepala Dusun serta sudah diajukan ke panitia di Kantor Desa Paluh Manis. Setelah itu Kadus mengakui bahwa berkas dari anak calon nomor 4 sudah terdaftar di DPT dan mengakui bahwa ke 5 berkas itu sudah di terdaftar di DPT ternyata ditolak," lanjutnya.

Hal itu diketahui 1 hari sebelum hari pencoblosan karena tidak mendapat kertas undangan dari Kepala Dusun VII. Setelah anggota keluarga tidak mendapat undangan beserta puluhan warga lainnya, panitia bersama calon kembali melakukan musyawarah dan mufakat hari Sabtu (18/06) sore.

"Dalam musyawarah tersebut, ke 5 calon kandidat bersama panitia menyetujui agar warga yang tidak tercantum namanya di DPT boleh mencoblos di TPS asalkan membawa KK dan KTP dengan disaksikan Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas Kecamatan Gebang," ujar Pran Marbun.

Namun setelah hari Minggu Tgl 19 Juni pagi, warga berdatangan ke TPS membawa KTP untuk mencoblos namun tidak diperbolehkan oleh pihak panitia Pilkades, sehingga membuat warga kecewa dan panik ditambah bingung.

Menurut Pran Marbun (foto-red), panitia Pilkades hanya akal - akalan saja bukan tidak mungkin memihak terhadap salah satu calon, sehingga dampaknya merugikan calon lain. Takut terjadi keributan antar warga akhirnya Pilkades pun berlanjut walau dalam keadaan terpaksa sehingga selisihnya 4 suara. 

Ketua panitia Pilkades Gunawan, BA saat dikonfirmasi wartawan via Hp terkait 5 anggota keluarga tidak terdaftar mengatakan, bahwa ada salah tehnis. Saat disinggung ada warga menuntut haknya ia mengatakan membuat laporan ke pihak kabupaten."Silahkan buat laporan ke pihak Kabupaten, " katanya singkat. (Bn/mare)

Diberdayakan oleh Blogger.