Minta Dipindahkan Ke Negara Ketiga, Ratusan Pengungsi Afghanistan Unjuk Rasa di Medan - Bicara News | Bicara Membangun Nusantara

Header Ads

Header ADS

Minta Dipindahkan Ke Negara Ketiga, Ratusan Pengungsi Afghanistan Unjuk Rasa di Medan

Bicaranews.com|Medan - Ratusan pengungsi asal negara Afghanistan menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Jalan Diponegoro Medan. Dalam aksinya mereka meminta agar dipindahkan ke negara ke tiga.

Pantauan dilapangan,  Selasa (21/9/2021), para pengunjuk rasa berbaris di depan kantor Gubernur Sumut sambil membentangkan spanduk bertuliskan tuntutannya. Selain itu, mereka juga terlihat secara bergantian menyatakan sikap menggunakan pengeras suara.

"Sekarang ini tujuan kami kumpul di sini bukan permasalahkan orang Indonesia atau kita buat ribut, nggak. Kami kumpul di sini, tujuan kami di sini untuk naikkan suara. Dari 6 hingga 10 tahun kami udah terlupakan oleh UNHCR dan PBB dunia," kata perwakilan para pengungsi Afghanistan, Muhammad Juma Mohsini.

Juma menyebutkan dunia sudah mengetahui kondisi di negaranya. Dia mempertanyakan kenapa pihak PBB masih diam dengan kondisi yang tengah dihadapinya.

"Sekarang dunia sudah tahu situasi kami di negara Afghan Hazara. Ini sekarang saya mau tanya pada PBB dunia, kenapa mereka masih diam, keluarga kami sekarang di bawah rezim Taliban. Mereka masuk ke rumah, kalau sudah tahu kami etnis Hazara, mereka langsung bunuh orang itu," ucap Juma.

Juma menyebut ada 100 orang yang berada di Indonesia dan tidak bisa menghubungi keluarga mereka di Afghanistan. Dia meminta agar PBB bertindak cepat.

"Sekarang ada mungkin kurang lebih 100 orang di sini tidak bisa hubungi keluarganya selama beberapa tahun. Di situ kami minta mohon sama Pemerintah Indonesia, dan PBB dunia tolong bertindak sekarang, tolong dengar suara kami. Kami sama-sama manusia, kami sudah ada keluarga, kami tidak bisa tahan dari 6 sampai 10 tahun, di sini tinggal di Indonesia tanpa ada kerja, ada pendidikan, ada kemajuan hidup," sebut Juma.

Juma menyebut bahwa mereka tak bisa lagi balik ke negara asal. Dia meminta agar bisa dipindahkan ke negara ketiga.

"Permintaan kami kepada PBB kami nggak bisa balik ke negara karena sekarang negara kami di bawah rezim Taliban. Mereka sangat bahaya, dan sekarang permintaan kami sama PBB dan negara Indonesia dan negara-negara yang mau menerima pengungsi tolong merelokasi kami ke negara ketiga," sebut Juma.

Juma meminta agar segera ditindaklanjuti permohonannya itu. Dia juga menyebut ada empat negara yang bisa menampung para pengungsi."Negara yang ketiga itu Amerika, Kanada, New Zealand dan Australia. Tolong sekarang tindakan, jangan besok jangan tahun depan," ungkapnya. (t/bn)

Diberdayakan oleh Blogger.