Paus Fransiskus Berdoa Bagi India di Tengah Penyebaran Covid-19 yang Makin Parah - Bicara News | Bicara Membangun Nusantara

Header Ads

Header ADS

Paus Fransiskus Berdoa Bagi India di Tengah Penyebaran Covid-19 yang Makin Parah

Bicaranews.com - Di tengah situasi penyebaran Covid-19 di India yang kian parah, Pays Fransiskua mengatakan dia berdoa untuk semua yang terkena dampak.

Dengan begitu banyak penderitaan di India, “Saya menulis untuk menyampaikan solidaritas yang tulus dan kedekatan spiritual kepada semua orang India,” kata Paus Fransiskus.

Ia mengatakan berdoa agar Tuhan “memberikan kesembuhan dan penghiburan kepada semua orang yang terkena pandemi yang parah ini.”

Memecahkan rekor global, pada 5 Mei lebih dari 412.000 kasus baru dan 3.980 kematian tercatat di India hanya dalam 24 jam; namun, para ahli kesehatan memperkirakan jumlah sebenarnya jauh lebih tinggi karena kematian dan infeksi yang tidak tercatat.

Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan India telah menyumbang 46 persen dari kasus global dan 25 persen kematian global yang dilaporkan dalam sepekan terakhir.

Dalam pesan tertulis yang dikirim pada 6 Mei kepada Kardinal Oswald Gracias, Ketua Konferensi Waligereja India, paus mengatakan dia berdoa untuk semua orang yang telah sakit, untuk keluarga yang berduka karena kehilangan orang yang dicintai.

“Saya juga memikirkan banyak dokter, perawat, pekerja rumah sakit, pengemudi ambulans dan mereka yang bekerja tanpa lelah untuk menanggapi kebutuhan mendesak saudara-saudari mereka,” tulis paus.

Paus juga mengungkapkan kedekatannya dengan komunitas Katolik di negara itu dan berterima kasih kepada mereka atas “amal kasih dan solidaritas persaudaraan yang dilakukan untuk melayani semua.”

Dia berdoa untuk umat beriman yang telah kehilangan nyawa mereka, termasuk “sejumlah besar imam, biarawan dan biarawati” dan meminta agar “di hari-hari kesedihan yang luar biasa ini, semoga kita semua dihibur dengan harapan yang lahir dari Paskah dan ima kita yang tak tergoyahkan terkait janji Kristus tentang kebangkitan dan hidup baru.” (sumber:katoliknews)

Diberdayakan oleh Blogger.