Pertama kalinya, Kabupaten Toba Bergerak Membangun dengan Program KOTAKU.

Pertama kalinya, Kabupaten Toba Bergerak Membangun dengan Program KOTAKU.

Rambe
By -
0


Bicaranews|Toba - Kabupaten Toba kembali bergerak membangun, kali ini program KOTAKU (Kota Tanpa Kumuh) hadir di 2 Kecamatan yaitu Kecamatan Laguboti dan Kecamatan Porsea. Program KOTAKU bersumber dari dana APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara ) tahun 2020 yang sudah dimulai sejak 2017. Untuk di Kabupaten Toba sendiri baru dimulai di 2020.

"Untuk Kecamatan Porsea, kelurahan Pasar Porsea memperoleh kesempatan untuk melaksanakan program ini. Dana sebesar Rp. 1.000.000.000. (Satu Miliar rupiah) di kucurkan untuk manata kota yang terkategori kumuh di kelurahan ini. Dana ini akan di kelola secara Swakelola artinya akan dikerjakan langsung oleh masyarakat, diawasi oleh Pemerintah dan manfaatnya juga langsung dirasakan oleh masyarakat," ungkap Bupati Toba Darwin Siagian saat peletakan batu pertama di Jalan Sigura-gura Kecamatan Porsea, Jumat (15/8/2020). 

Bupati Toba juga meminta masyarakat agar lebih aktif dan peduli terhadap kebersihan lingkungan dan jangan membuang sampah plastik sembarangan. "Peran aktif masyarakat dalam Mensukseskan program ini sangat diharapkan, jikalau program ini sukses , mudah-mudahan tahun depan bapak Kepala Balai mau memberikan lagi dana KOTAKU di Kabupaten Toba " Katanya. 
Syafriel Tansier selaku Kepala Balai, menyambut dukungan masyarakat Porsea yang sangat antusias mendukung pembangunan dan pengembangan program KOTAKU. " Inilah yang pemerintah harapkan, pembangunan yang bersinergi dan didukubg oleh masyrakat " Kata Syafriel Tansier. 
Syafril Juga menghimbau kepada pengelola, agar pekerjaan ini dikerjakan secepatnya dan diharapkan selesai di bulan november mengingat di bulan Desembar ada perayaan hari besar. 
Terpilihnya Kabupaten Toba sebagai salah satu penerima dana pembangunan ini, dikarenkan bahwa Kabupaten Toba sudah siap secara adminstrasi dan kelayakan. Program ini juga akan mendukung Danau Toba sebagai salah satu kawasan Strategis Pariwisata Nasional. (Kominfo/bn)

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)