Canangan Silahisabungan Geosite Bagian dari Kaldera Toba, Wakajati Sumut Kagum Melihat Keindahan Alam Tao Silalahi - Bicara News | Bicara Membangun Nusantara

Header Ads

Header ADS

Canangan Silahisabungan Geosite Bagian dari Kaldera Toba, Wakajati Sumut Kagum Melihat Keindahan Alam Tao Silalahi

Wakajati Sumut Jacob Hendrik Pattipeilohy SH, MH

Bicara News|Dairi - Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Wakajati Sumut) Jacob Hendrik Pattipeilohy SH, MH terkagum-kagum melihat keindahan Danau Toba khususnya keindahan Alam Tao Silalahi.
Hal itu disampaikan langsung Wakajati Sumut dihadapan Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu dalam acara pencanangan sosialisasi Silahisabungan Geosite bagian dari Kaldera Toba yang ditetapkan sebagai Unesco Global Geopark. Pencanangan sosialisasi tersebut diadakan di kawasan Dermaga Wisata Silahisabungan, Desa Silalahi II pada Minggu (12/7/2020). 
"Sangat terkagum-kagum dengan keindahan yang dimiliki oleh Tao Silalahi. Pemandangan yang luar biasa ini sebelumnya hanya dapat dilihat dalam bentuk foto digital, namun sekarang sudah melihat langsung memang sangat luar biasa," ungkap Wakajati.
Jacob Hendrik juga mengungkapkan, bahwa Silahisabungan Geosite bagian dari Kaldera Toba telah ditetapkan menjadi Unesco Global Geopark, yang artinya dengan adanya hal tersebut maka potensi wisata yang ada di Silahisabungan akan dipastikan terus berkembang



Beliau juga mengatakan jika masyarakat Silahisabungan dibiasakan dengan suatu konsep melayani, kerja keras dan kerja tegas maka Beliau yakin Kabupaten Dairi dan masyarakat Silahisabungan akan mampu menggoyang dunia. 
“Kami bergabung disini merupakan bagian untuk mendorong bagaimana masyarakat Dairi umumnya dan masyarakat Silahisabungan khususnya akan mampu bekerja keras sehingga mampu menggoyang dunia. Kami juga siap mengawal kerja-kerja Pemerintah Kabupaten Dairi sesuai kewenangan tugas fungsi kami dalam pelaksanaan pembangunan khususnya di sektor pariwisata ini,” ucap Beliau.
Sebelumnya, Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu dalam sambutannya mengatakan pencanangan ini dilakukan sebagai bentuk untuk sosialisasi kepada masyarakat bahwa Silahisabungan Geosite bagian dari Kaldera Toba yang ditetapkan sebagai Unesco Global Geoparks pada sidang ke 209 Dewan Eksekutif Unesco 7 Juli 2020 di Paris, Perancis. 
“Usaha ini adalah usaha yang panjang. Puji Tuhan pada akhirnya dunia tidak bisa memungkiri bahwa luar biasanya alam yang kita miliki ini,” ujar Beliau. 
Badan Pengelola Geopark Kaldera Toba sebagai leading sektor atas nama Pemerintah Indonesia akan menerima plakat dan sertifikatnya yang akan segera diserahkan di Jeju, Korea Selatan pada bulan September 2020 nanti. “Tao Silalahi menyuguhkan keindahan panorama yang sangat mempesona. Keunikan ini tidak dimiliki oleh daerah lain yang ada di kawasan seputar danau toba ini. Memiliki pantai terpanjang yangmasih natural, hutan dengan kekayaan flora dan fauna dengan keunikan keragaman hayati,” jelas Eddy Keleng Ate Berutu. 
Dalam kegiatan tersebut, turut dihadiri Asisten Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Agus Sahat Lumban Gaol, SH, MH, Wakil Direktur Kriminal Khusus Polda Sumut AKBP. Patar Silalahi, Kepala Kejaksaan Negeri Dairi Syahrul Juaksha Subuki, SH, MM, Kepala Kejaksaan Negeri Samosir Budi Herman, SH, , Koordinator Bidang Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Dony K. Ritonga, Pimpinan OPD Kabupaten Dairi, Camat Silahisabungan Hamaska Silalahi dan para Kepala Desa serta Raja Turpuk Silahisabungan.
Sebelum pencanangan dilaksanakan, Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu bersama dengan Wakil Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara bersama rombongan yang tergabung dalam Adhyaksa Lereng Club (ALC) Kejati Sumut mengadakan kegiatan bersepeda santai menyusuri keindahan alam Tao Silalahi. Selain itu, Kejati Sumut juga mengadakan bhakti sosial dengan membagikan alat-alat pertanian, membagikan bibit pohon serta Alat Pelindung Diri (APD) untuk pencegahan covid-19 kepada Pemerintah Kabupaten Dairi. (rel/BN)
Diberdayakan oleh Blogger.