Seribu Goa dari Humbahas Masuk Penyaringan 10 Besar NSI

Seribu Goa dari Humbahas Masuk Penyaringan 10 Besar NSI

Hendri
By -
0



Pemkab Humbahas

Bicaranews.com | HUMBAHAS - Objek Wisata Seribu Goa Desa Banuarea Kecamatan Pakkat Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) masuk penyaringan 10 besar dan diharapkan bisa masuk juara. Hal ini disampaikan Kepala Bappelitbangda Humbang Hasundutan, Pahala Lumbangaol pada kegiatan Mentoring dengan Kementerian Investasi/BKPM melalui Video Converence (Vidcon) di ruang rapat Bappelitbangda, Rabu 22 Mei 2024.


Seribu Goa termasuk dalam 15 (lima belas) besar yang mengikuti program North Sumatera Investment (NSI) Investment Challenge (Nice) 2024. Mentoring ini merupakan hasil koordinasi dengan Bank Indonesia (BI) dan merupakan evaluasi dari Juri program Nice untuk menyaring 10 (sepuluh) besar.


Berbagai saran dan masukan disampaikan mentor pada kegiatan ini dan diharapkan bisa mendetail kan rencana pembangunan yang sesuai zona dan mencantumkan asumsi pendapatan dengan 3 versi yaitu optimis, moderat dan pesimis.


Kadis Parpora, Jakkon Marbun menyampaikan bahwa pembangunan objek wisata Seribu Goa merupakan bangunan baru dimana pembangunan tahap I nya (Zona I) dimulai tahun 2024 (bersumber dari Dana DAK 2024).


Pembangunan Objek Wisata Seribu Goa Desa Banuarea direncanakan terdiri dari 6 (enam) Zona sebagai berikut: Zona Pusat Desa Wisata Desa Banuarea, Zona Pusat Wisata Seribu Goa Desa Banuarea, Zona Sopo Marsomba Desa Banuarea, Zona Gua Lobu Ginjang Desa Banuarea, Zona Gua Sigorbapon Desa Banuarea, Zona Camping Ground Desa Banuarea.


Turut hadir dari Pemkab Humbang Hasundutan pada kegiatan mentoring  ini Kepala DPMPTSP Humbahas Drs. Rudolf Manalu, Kadis Lindup Humbahas, Halomoan Simanullang, Kadis Kominfo Batara Franz Siregar, Pegiat Wisata, UMKM Chandra Mahulae, Camat Pakkat, Kepala Desa Banuarea dan lainnya.


Sementara melalui online turut hadir dari Kementerian Investasi/BKPM, Raymond Pakur, DPMPTS Provsu Ibu Rena, Bappelitbangda Pemprovsu Ibu Intan dan Ronny, Bank Indonesia (BI) Bapak Zulfansyah dan Adela Khairunnisa Nugraha dan stakeholder lainnya. (DiskominfoDavid)

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)