Gedung Mabes Polri Terbakar, Ini Penyebabnya - Bicara News | Bicara Membangun Nusantara

Header Ads

Header ADS

Gedung Mabes Polri Terbakar, Ini Penyebabnya

Bicaranews.com|Jakarta - Ruangan Badan Intelijen dan Keamanan (Baintelkam) Mabes Polri kembali terbakar pada Kamis (24/11) sekitar pukul 22.15 WIB.

Kebakaran kembali terjadi setelah sebelumnya dinyatakan padam sekitar pukul 21.00 WIB. Sebanyak lima belas unit mobil pemadam kebakaran dan 65 personel dikerahkan untuk memadamkan api tersebut.

"Iya balik lagi. Sudah 15 unit Damkar, personel kita 65 orang," ujar petugas Call Center Damkar Jaksel Suparno, saat dikonfirmasi.

Suparno mengatakan berdasarkan informasi awal diduga titik awal api berasal dari baterai yang meledak usai terkena gesekan. "Awal yang informasinya pergantian pekerjaan baterai di panel listrik. Tadi sempat nyala api, tadi aman pakai APAR. Ini barusan datang lagi, nyala lagi, asapnya tebal sekarang ini," jelasnya.

Kendati demikian ia mengatakan sampai saat ini petugas di lapangan masih mencari titik utama sumber api tersebut. "Cuma baru ketahuan asapnya doang belum ketemu titik apinya. Iya (tidak terlihat), mungkin di kabel," tuturnya.

PENYABAB KEBAKARAN

Sementara, Kayanma Polri Kombes Pol Yudi Sulistyo menuturkan sumber api berasal dari ruang server Baintelkam Polri.  Yudi menuturkan asap berasal dari baterai yang terbakar di ruang server. Terjadi gesekan dan korsleting saat petugas teknisi membongkar alat tersebut untuk dipindahkan.  "Komponennya ada baterai yang terbakar, karena terjadi gesekan hingga korsleting," katanya.

 Lebih lanjut Yudi menuturkan ruangan Baintelkam itu memang berencana akan dibongkar hingga harus dikosongkan pada 2023 nanti.  Peristiwa tersebut terjadi saat dua teknisi dari vendor yang ditugaskan membongkar ruang server hingga terjadi gesekan baterai di dalamnya dan menimbulkan kepulan asap tebal.  

"Saat ini sudah tidak ada lagi kepulan asap, kita akan upayakan tarik menggunakan crane untuk mengangkat alat tersebut karena beratnya mencapai 200-300 kilogram," katanya.   

Sementara untuk dua petugas yang terkena ledakan saat ini sudah kembali ke kediamannya. "Kondisi baik cuma agak pendengaran terganggu. Sekarang sudah pulang ke kediamannya," katanya. (t/bn)

Diberdayakan oleh Blogger.