SMP Negeri 1 Doloksanggul Terbakar, Penyebab Belum Diketahui

SMP Negeri 1 Doloksanggul Terbakar, Penyebab Belum Diketahui

Rambe
By -
0

SMP Negeri 1 Doloksanggul Terbakar

Bicaranews.com|Humbahas - Sebanyak 7 ruang SMP Negeri 1 Doloksanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) terbakar, Rabu (6/1/2021) sekira pukul 20.30 WIB. Selain 7 ruang belajar, 3 ruang laboratorium komputer terpaksa dirusak untuk pencegahan penyebaran api. 

Hal itu dibenarkan Kepala Dinas Pendidikan Humbahas Drs. Jonni Gultom saat dikonfirmasi wartawan via telepon selulernya, Kamis (7/1/2021). 

Dijelaskan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun kerugian materil diperkirakan mencapai ratusan juta. Sebab plafon, atap seng dan sebagian besar mobiler hangus terbakar. 

Sementara ruang laboratorium komputer terpaksa dirusak untuk pencegahan penyebaran api. Sebelumnya, perangkat komputer dalam ruangan tadi terlebih dahulu diselamatkan. 

Katanya, sejauh ini, belum diketahui sumber titik api yang menghanguskan tujuh ruangan belajar itu. Untuk proses penyelidikan sudah diserahkan ke pihak berwajib. 

“Kita belum tahu dari mana sumber titik api yang melalap gedung SMPN 1. Untuk mengungkapnya, sudah diserahkan kepada petugas kepolisian,” tukas Jonni. 

Pasca kejadian itu, lanjut Jonni, secara tertulis akan dilaporkan kepada pimpinan untuk segera dilakukan rehab. “Secara lisan, kejadian ini sudah dilaporkan kepada pak bupati, dan akan disusul laporan secara tertulis,” pungkasnya. 

Sementara itu, Kasat Pol PP Humbahas Edy H Sinaga kepada wartawan mengatakan, saat mendapat laporan kebakaran, pihaknya langsung turun ke lokasi melakukan pemadaman. Di lokasi, petugas damkar terpaksa merusak gapura sekolah sehingga armada Damkar dapat masuk ke lapangan sekolah dan melakukan pemadaman. 

Kapolres Humbahas, AKBP Ronny Nicolas Sidabutar melalui Paur Subbag Humas Bripka Boy Sandi Lapian kepada wartawan mengatakan, pasca kebakaran SMPN 1 Doloksanggul, pihaknya masih melakukan pemeriksaaan saksi-saksi serta olah TKP. Terkait sumber titik api, sejauh ini belum dapat disimpulkan, ujarnya. (*)

Sumber:hariansib

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)