Proses 9 Jam Lebih, Operasi Pemisahan Bayi Kembar Siam Berhasil - Bicara News | Bicara Membangun Nusantara

Header Ads

Header ADS

Proses 9 Jam Lebih, Operasi Pemisahan Bayi Kembar Siam Berhasil

Kembar Siam Adam dan Aris

Bicaranews.com|Medan - Tim dokter Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H Adam Malik berhasil melakukan operasi pemisahan bayi kembar siam bernama Adam dan Aris berusia 1 tahun 1 bulan asal Labuhan Batu pada pukul 17.40 WIB, Rabu (20/1/2021).

"Bayi tersebut masuk ruang operasi sekitar pukul 08.00 WIB dan berhasil dipisah pada pukul 17.40 WIB. Jadi ada sekitar 9 jam lebih. Dan, proses operasi masih berlangsung hingga malam hari," kata Kasubag Humas RSUP HAM, Rosario Dorothy Simanjuntak kepada wartawan.

Sebelumnya, Juru Bicara Tim Dokter Penanganan Bayi Kembar Siam RSUP H Adam Malik dr Rizky Adriansyah MKed (Ped) SpA(K) menyampaikan, operasi itu telah dimulai sekitar pukul 08.00 WIB. "Ya benar, saat ini operasinya masih berlangsung. Mohon doa dukungan dari masyarakat," ungkapnya.

Meski tergolong lama, namun Rizky mengaku tim medis tidak memperoleh kendala berarti. Begitu juga disinggung soal kemungkinan kekurangan darah, hal itu sudah diantisipasi. "Dari kemarin kita sudah siapkan 16 bag darah, golongan darah B. Alhamdulillah itu dari temen-teman juga, dokter di sini  yang menyumbang darahnya," jelasnya. 

Rizky menerangkan, kondisi kedua bayi berusia 1 tahun 1 bulan itu mengalami perdempetannya sebagian besar berada di daerah perut dan sebagian kecil dibagian dada. Sedangkan bagian dalam tubuh yang menempel terutama adalah hati dan dinding jantung.

Menurutnya, kasus Adam dan Aris ini ada kemiripan dengan kasus Sahira-Fahira dan Mariana-Mariani. Namun kasusnya lebih ringan dari pada Adam dan Malik yang sebelumnya telah menjalani operasi pemisahan. "Tapi kapan selesainya (operasi) belum bisa kita pastikan. Estimasiny (waktu) belum bisa kita prediksi," pungkasnya.

Operasi pemisahan bayi kembar siam Adam dan Aris ini akan menjadi yang keempat kalinya dilakukan di RS Adam Malik. Sebelumnya, tim dokter dari rumah sakit terakreditasi Joint Commission International ini sudah berhasil memisahkan bayi kembar siam Mariana-Mariani asal Aceh Timur pada tahun 2005, Sahira-Fahira dari Asahan (2017) dan Adam-Malik dari Tapanuli Utara (2019). (sib/bn)

Diberdayakan oleh Blogger.