Tuntut Uang Dikembalikan, Belasan IRT Korban Penipuan Datangi Mapolsek Medan Labuhan - Bicara News | Bicara Membangun Nusantara

Header Ads

Header ADS

Tuntut Uang Dikembalikan, Belasan IRT Korban Penipuan Datangi Mapolsek Medan Labuhan

Bicaranews.com|Belawan - Belasan ibu rumah tangga (IRT) mengaku sebagai korban penipuan dengan iming akan dipekerjakan pada salah satu gudang sembako di Kawasan Industri Medan (KIM), Selasa malam (6/10/2020), mendatangi Mapolsek Medan Labuhan.

Mereka menuntut agar wanita Y berdomisili di kawasan Pasar 6, Kelurahan Tangkahan, Medan Labuhan untuk mengembalikan uang mereka yang sebelumnya dikutip oleh Y dengan dalih agar dapat dipekerjakan pada gudang sembako.

"Sedikitnya ada dua ratus orang warga yang menjadi korban di Kelurahan Tangkahan dan Sei Mati, setiap warga yang akan dipekerjakan dikutip seratus limapuluh ribu, tapi sampai saat ini pekerjaan yang dijanjikan tidak ada," ujar salah seorang korban mengaku bernama Rahma yang ditanyai wartawan, Selasa malam di Mapolsek Medan Labuhan.

Sejumlah korban juga mengatakan, mereka datang ke kantor polisi tersebut karena mendapat kabar Y sedang menjalani pemeriksaan oleh petugas kepolisian.

Menyikapi kedatangan, para IRT tersebut Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan, Iptu Andi SH didampingi salah seorang anggota serta bersama seorang wanita Y menemui dan berdialog dengan para korban dan mengatakan, permintaan para korban tidak dapat dipenuhi oleh Y, sebab uang yang dikutip Y dari ratusan warga di Kelurahan Tangkahan sekitarnya telah diserahkan kepada wanita T, yang kini telah ditahan di Mapolsek Medan Labuhan atas pengaduan korban lainnya.

Namun menurut para korban, mereka tidak tahu menahu tentang wanita T, sebab yang mengutip uang mereka dan mengiming-iming akan dipekerjakan pada gudang sembako adalah Y.

Sehingga Y harus bertanggungjawab, yakni dengan mengembalikan uang mereka, sebab pekerjaan yang diiming-imingi oleh Y tidak terwujud, dan tidak bermaksud melaporkan dugaan penipuan yang dilakukan Y kepada pihak kepolisian.

Hingga sekira pukul 19.00 WIB, para korban masih bertahan di Mapolsek Medan Labuhan dengan harapan uang mereka dapat dikembalikan.(t/sib/bn)

Diberdayakan oleh Blogger.