Warga Padang Bulan Keluhkan Masalah Banjir dan Bantuan Tidak Tepat Sasaran - Bicara News | Bicara Membangun Nusantara

Header Ads

Header ADS

Warga Padang Bulan Keluhkan Masalah Banjir dan Bantuan Tidak Tepat Sasaran

Bicaranews|Medan - Masyarakat Jalan Bunga Mawar 18 Pasar 5 Padang Bulan Medan mengeluhkan lingkungan mereka yang kerap banjir saat hujan turun. Bahkan saat hujan sebentar saja turun, jalanan langsung digenangi air sehingga menyulitkan warga beraktifitas. 

Masyarakat sudah bingung mau mengadu kemana lagi dengan kondisi seperti itu, karena sudah berulangkali disampaikan kepada pemerintah, namun tidak ada jalan keluarnya, ujar Anggota DPRD Medan Hendri Duin Sembiring kepada wartawan, Kamis (3/9) menanggapi banyaknya keluhan warga yang diterimanya saat menggelar Reses III masa sidang III Tahun 2020 secara “door to door” di Jalan Bunga Mawar 18 Pasar 5 Padang Bulan Medan akhir pekan lalu.

Selain masalah banjir, warga juga mengeluhkan tentang penyaluran BLT yang dinilai tidak merata. Bahkan warga melihat ada penerima BLT yang perekonomiannya memadai dibanding masyarakat lainnya. Warga juga mempertanyakan kenaikan Program Keluarga Harapan yang naik 50 persen dibandingkan sebelumnya. 

Masyarakat juga mempertanyakan bantuan Sembako di masa pandemi Covid-19 yang tidak tepat sasaran. Warga mengaku banyak yang tidak mendapatkan bantuan. Dipertanyakan, kriteria penerima bantuan Sembako di masa pandemi Covid-19 sehingga warga tahu dan tidak merasa dianaktirikan. 

Hal itu sudah menjadi pembicaraan warga, dimana ada warga yang dinilai mampu namun menerima bantuan tersebut. Sedangkan warga yang kehidupannya lebih lemah secara perekonomian, justru tidak mendapatkannya. 

Menanggapi itu, Hendri Duin mengatakan masalah banjir yang kerap melanda pemukiman warga sudah menjadi persoalan lama yang tidak tuntas. Di masa pandemi Covid-19, pemerintah mengalihkan anggaran untuk penanganannya sehingga banyak program yang tidak bisa dijalankan. Mudah-mudahan di tahun 2021, pandemi Covid-19 bisa segera diatasi sehingga program pembangunan bisa dilanjutkan, ujar Politisi PDI Perjuangan itu. 

Masalah bantuan yang dinilai tidak tepat sasaran, disebutkan Anggota Komisi III DPRD Medan itu, banyak pendataan yang kurang tepat sehingga terjadi persoalan distribusi yang tidak sempurna. Hal itu akan disampaikannya ke Dinas Sosial untuk ditindaklanjuti. Terkait BLT dan PKH merupakan program pusat, namun pihaknya tetap akan menyampaikannya ke Dinsos agar dituntaskan.  

Pelaksanaan reses yang dilakukan Hendri Duin ini tetap menerapkan protokol kesehatan. Dimana warga diminta menjaga jarak, mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer dan memakai masker. Di akhir kegiatan, kepada warga dibagikan makan, kue kotak dan souvenir. (sg/bn)

Diberdayakan oleh Blogger.