Kasat Samapta Polres Samosir Pimpin Pembersihan Eceng Gondong Di Pantai Danau Toba

Kasat Samapta Polres Samosir Pimpin Pembersihan Eceng Gondong Di Pantai Danau Toba

Hendri
By -
0

Polres Samosir

Bicaranews.com | SAMOSIR - Kasat Samapta Polres Samosir AKP Tito Juardi pimpin pembersihan eceng gondok di pantai Danau Toba jelang persiapan acara besar Event Aqua Bike Championship.

Pembersihan dipusatkan di beberapa titik strategis, termasuk water fron city untuk pantai Kecamatan Pangururan, pantai desa Ambarita untuk Kecamatan Simanindo, pantai desa Sipinggan Lumbansiantar untuk Kecamatan Nainggolan, dan pantai desa Turpuk Limbong untuk Kecamatan Harian, pantai desa Palipi dan desa Pallombuan Kecamantan Palipi.

"Kegiatan pembersihan eceng gondok yang kita lakukan ini untuk persiapan acara besar Event Aqua Bike Championship yang dijadwalkan akan berlangsung pada 24 November 2023 di perairan Danau Toba Kabupaten Samosir, Sumatera Utara," ungkap AKP Tito Juardi, Jumat (22/9/2023).


Kasat Samapta Polres Samosir ini menyampaikan pembersihan hari pertama eceng gondok di Danau Toba dilaksanakan oleh aparat Kepolisian dari Polres Samosir, Polsek jajaran, Koramil, dan pihak-pihak terkait seperti Pemkab Samosir, Kecamatan, Desa dan Kelurahan di sekitar wilayah hukum Polres Samosir. 

"Pembersihan eceng gondok di pantai Danau Toba kita menggunakan alat seadanya untuk pertama ini," ungkapnya. 

Kasat Samapta menyampaikan, kegiatan ini dilakukan untuk mendukung suksesnya Event Aqua Bike Championship di Danau Toba, terutama di wilayah hukum Polres Samosir. "Ini adalah kerjasama antara Polres Samosir, Pemkab Samosir, Koramil dan Pemerintah Kecamatan dan Desa," ucapnya.

AKP Tito Juardi menjelaskan kegiatan pembersihan eceng gondok akan dilaksanakan setiap Jumat. Untuk berikutnya akan menggunakan kapal dan alat berat, karena sebagian eceng gondok sulit diangkat ke darat dan berada di tengah Danau Toba.

"Kami akan melanjutkan lagi kegiatan pembersihan eceng gondok setiap Jumat dan direncanakan hari Jumat minggu depan kami akan menggunakan kapal dan alat berat, karena sebagian eceng gondok sulit diangkat ke darat dan berada di tengah Danau Toba akibat posisi yang disebabkan oleh angin kencang," jelasnya.

"Lokasi yang sudah kita bersihkan ini akan dipadati eceng gondok kembali yang mana saat ini situasi angin lumayan kencang mengarah ke Pulau Samosir yang mendorong tumbuh  eceng gondok dari arah Pulau Sumatera dan saat ini eceng gondok sudah banyak berada di daerah pertengahan Danau Toba yang mengarah ke daratan Pulau Samosir," ungkapnya. 

Tito Juardi juga berharap upaya tersebut dapat berkontribusi positif untuk menjaga keindahan Danau Toba. "Semoga upaya ini berkontribusi positif untuk menjaga keindahan Danau Toba yang menjadi destinasi wisata utama di Sumatera Utara," tutupnya. (Bn) 

Pewarta : Maruli

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)