Dua Pemuda Dikeroyok Dan Dibegal Kawanan Geng Motor Di Marelan - Bicara News | Bicara Membangun Nusantara

Header Ads

Header ADS

Dua Pemuda Dikeroyok Dan Dibegal Kawanan Geng Motor Di Marelan

Bicaranews.com | MEDAN - Dua pemuda dikeroyok dan dibegal kawanan geng motor di kawasan Pasar I Tengah, Lingkungan IV Kelurahan Tanah Enam Ratus, Kecamatan Medan Marelan, Minggu (23/4/2023) dini hari sekira pukul 00:30 WIB. 

Menurut pengakuan Korban, Agung Wibowo mengatakan, kejadian tersebut bermula saat ia bersama adik iparnya Dedi Syahputra sedang mengendarai sepeda motor dari kawasan Andan Sari menuju Marelan. 

Di tengah jalan, keduanya bertemu dengan segerombolan geng motor yang sedang melintas.

Karenakan sedang terburu-buru, akhirnya Agung memilih untuk mendahului kawanan geng motor tersebut dengan kecepatan tinggi. 

Hingga pada akhirnya, gerombolan geng motor tersebut tidak senang dan mengejarnya. 

"Awalnya kan aku sama adi ku baru pulang dari Andan Sar mau ke Marelan, di tengah kami bertemu 6 kereta (sepeda motor) dan 14 orang sedang melintas namun menutup penuh ruas jalan. Jadi kami dahuluilah, rupanya gak senang orang itu, langsung dikejar kami," cerita Agung Wibowo kepada awak media, Senin (24/4/2023). 

Lanjut dikatakannya, saat itu ia berupaya menancap gas sepeda motornya untuk menghindar dari kejaran geng motor tersebut.

Namun upayanyapun gagal, ia berhasil di cegat gerombolan geng motor tersebut.

Kawanan geng motor tersebut pun langsung menyerang dan mengeroyok Agung dan Dedi. 

"Dipepetnya kami dan langsung ditendang. Langsung dikeroyok kami secara membabi buta," tuturnya. 

Saat itu Agung dan adik iparnyaa hanya bisa pasrah di hujani pukulan oleh para pelaku.

Setelah dikeroyok para pelaku pun langsung berlari meninggalkan mereka di pinggir jalan.

Akibat sudah tidak fokus, Agung tidak menyadari bahwa sepeda motornya telah dibawa para pelaku. 

"Cuma bisa pasrah lah pas dipukuli, tapi habis itu mereka pergi. Cuman waktu itu karena udah sempoyongan karena dipukuli, gak ku lihat mereka sudah membawa sepeda motor kami," ungkapnya. 

Agung langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Medan Labuhan dengan harapan polisi dapat bertindak tegas terhadap geng motor yang kerap meresahkan masyarakat di Marelan. 

"Polisi harus tindak tegas mereka," Ujarnya. 

Terpisah saat di konfirmasi ke Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan, Iptu Agus Purnomo membenarkan kejadian tersebut dan telah menerima laporan yang dibuat oleh korban. 

Saat ini pihaknya sedang melakukan penyelidikan dan pengembangan terhadap para pelaku. 

"Korban sudah buat laporan, segera kami tindaklanjuti, dan mohon doanya agar pelaku cepat kami tangkap," ujar Agus. (t/bn)

Diberdayakan oleh Blogger.