Viral di Medsos Aspal Dikopek Pakai Tangan, Hasil Uji Sampling Telah Sesuai Kontrak - Bicara News | Bicara Membangun Nusantara

Header Ads

Header ADS

Viral di Medsos Aspal Dikopek Pakai Tangan, Hasil Uji Sampling Telah Sesuai Kontrak

Bicaranews.com|Doloksanggul - Pihak Inspektorat Kabupaten, Dinas PUTR, Pihak Polres Humbahas termasuk Perangkat Desa Bonan Dolok II melakukan kunjungan lapangan melihat pengaspalan Jalan Sosor Julu menuju Lumban Julu Desa Bonan Dolok II Kecamatan Sijamapolang Kabupaten Humbang Hasundutan, Rabu (4/1/2023).

Kunjungan lapangan ini dilaksanakan terkait adanya vidio viral pada media sosial atas kegiatan pengaspalan Jalan Sosor Julu Menuju Lumban Julu Desa Bonan Dolok II pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Humbang Hasundutan. 

Sesuai hasil uji sampling, pekerjaan lapen dengan penyedia PT Ann Ola Mandiri telah dilaksanakan dengan tebal dan lebar sesuai kontrak/SPK. Pekerjaan Lapen disiram aspal tidak rapi dan tersiram hingga ke sebagian bahu jalan atau melebihi lebar 3,00m pada beberapa titik. 

Pengaspalan Jalan Sosor Julu Menuju Lumban Julu Desa Bonan Dolok II dengan penyedia PT Ann Ola Mandiri dengan Nomor Kontrak : 2/SPK-PL/BM.IV/PUTR/XI/2022 Tanggal 11 Nopember 2022, Nilai Kontrak : Rp199.700.000, Masa Pekerjaan : 11 Nopember – 25 Desember 2022 dan Item Pekerjaan Utama yaitu Lapen sepanjang 390m x 3,00m. 

Tim kunjungan ke lapangan yang diikuti Pihak Inspektorat Kabupaten, Dinas PUTR, Pihak Polres Humbahas disaksikan Perangkat Desa Bonan Dolok II telah menguji lebar dan ketebalan pekerjaan lapen dengan hasil sebagai berikut.  Pada Sta. 0+000 (titik 2 meter dari awal), lebar tertutup aspal 3,20m, tebal lapen 5cm. Pada Sta. 0+195, lebar tertutup aspal 3,00m, tebal lapen 5,50cm. Pada Sta. 0+380, lebar tertutup aspal 3,25m, tebal lapen 5,50cm (lokasi yang diduga titik pencongkelan lapen pada pemberitaan medsos).  

Dari kondisi tersebut, lebar yang tersiram aspal ±3,20m melewati lebar yang ditetapkan 3,00m. Kondisi pekerjaan lapen yang divideokan/diviralkan dalam media sosial saat kunjungan ke lapangan telah berubah akibat sudah diperbaiki oleh rekanan. 

Sesuai hasil pengujian ketebalan lapen pada 3 titik yang salah satunya ditargetkan pada titik pengambilan lokasi video viral, diketahui bahwa lebar dan ketebalan terpasang telah sesuai kontrak yaitu lebar 3,00m dan tebal 5cm. Penyiraman aspal lapen melewati badan jalan yaitu sampai ke bahu jalan. Lebar badan jalan existing/dengan berpondasi adalah 3,00m, namun penyiraman aspal tidak rapi dan melewati badan jalan (sampai ke sebagian bahu jalan).

Tim belum dapat meminta klarifikasi kepada pembuat video tentang lokasi / titik yang diviralkan dapat dicongkel pakai tangan tersebut. Sehingga tidak dapat dipastikan apakah titik tersebut masuk dalam badan jalan atau dicongkel pada bahu jalan. Adanya perubahan lapangan akibat telah diperbaiki rekanan sehingga benar tidaknya pencongkelan apakah di badan jalan atau dibahu jalan sebagaimana yang diviralkan tersebut belum dapat dipastikan lagi.

VIDEO VIRAL

Tampak dalam video yang diungah akun Twitter @QaillaAsyiqah pada Kamis, 29 Desember 2022, dua orang pelajar sedang mencongkel aspal hanya dengan tangan kosong. Diduga lapisan aspal yang tipis membuat dua pelajar itu mudah melakukan aksinya.

Diketahu, mereka juga menunjukkan sebuah papan yang bertuliskan laporan soal pengerjaan proyek tersebut. Dalam papan informasi itu diketahui pengerjaan aspal ‘rapuh’ ini dikerjakan oleh Ola Mandiri. Pengerjaan aspal jalan tersebut dilakukan dari Desa Sosor Tombok yang berada di Kecamatan Dolok Sanggul menuju Desa Bona Dolok Kecamatan Lumban Julu dengan nomor kontrak 2/SPK-PL/BM.IV/PUTR/XI/2022 

Lebih lanjut, dua pelajar itu juga menyoroti nilai anggaran sebesar Rp. 199.700.000 juta yang didapat dari Dana Alokasi Umum (DAU) tahun anggaran (TA) 2022. (Humas/bn)

Diberdayakan oleh Blogger.