Proyek Fisik di Medan Banyak Tak Selesai, Bobby Nasution Beri Waktu 50 Hari - Bicara News | Bicara Membangun Nusantara

Header Ads

Header ADS

Proyek Fisik di Medan Banyak Tak Selesai, Bobby Nasution Beri Waktu 50 Hari

Bicaranews.com|Medan - APBD Kota Medan tahun anggaran 2022 telah tutup buku, meski begitu masih banyak pekerjaan fisik yang belum tuntas walaupun kontrak telah berakhir. Kontraktor yang pekerjaannya tak selesai masih diberikan waktu tambahan 50 hari untuk menuntaskan proyeknya.

Proyek fisik yang belum tuntas yakni pemasangan 1.700 lampu jalan di delapan ruas jalan. Pemasangan gapura selamat datang di tiga pintu masuk Kota Medan, ada juga pengorekan drainase di sejumlah ruas jalan.

Wali Kota Medan Bobby Nasution mengakui hal itu. Tidak tuntasnya sejumlah pekerjaan fisik sampai berakhirnya tahun anggaran menjadi catatannya.

"Untuk (evaluasi) internal sudah ada beberapa catatan tentunya tentang pembangunan, mungkin yang belum sesuai dengan jadwal nanti itu di awal-awal tahun (2023) mungkin masih bisa terlihat karena belum selesai di 2022," kata Bobby usai menghadiri acara pergantian tahun baru di Medan, Minggu (1/1/2023) dini hari.

Beberapa pengerjaan yang belum tuntas tersebut kata Bobby akan dikerjakan dan selesai dalam 50 hari ke depan, sesuai aturan yang ada. Keterlambatan pengerjaan dari kontrak tersebut kata Bobby menjadi catatan mereka.

"Jadi kita minta diselesaikan, sesuai aturan 50 hari bisa diselesaikan, tetap kita pantau terus, sudah saya catat dinas-dinas apa saja yang ada keterlambatan di kontrak kerjanya, ini sudah menjadi catatan," ujarnya.

Proyek pemasangan lampu jalan di Jalan Gatot Subroto Medan

Bobby menyebutkan sudah memberikan perintah untuk melakukan pengerjaan mulai dari awal 2023 ini. Beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkot Medan sudah memiliki E-katalog, sehingga bisa langsung pengerjaan tanpa proses tender.

"Di tahun 2023 tentunya kita minta di awal sudah ada yang kita kerjakan baik yang sudah dilakukan maupun akan dilakukan di awal tahun segera bisa pengerjaan fisik, karena di beberapa OPD juga sudah ada melalui katalog, jadi nggak perlu tender-tender lagi, jadi saya minta di bulan Januari sudah ada yang sudah kerja," sebutnya.

Masyarakat Kota Medan diminta untuk bersabar selama proses pembangunan. Sebab pengerjaan yang lama kata Bobby merupakan bagian dari memastikan kualitas pembangunan.

"Untuk keseluruhan tentunya kita minta kepada masyarakat selama masa pembangunan kita mohon bersabar, karena pembangunan ini tidak serta merta lalu selesai, kita ingin memastikan kualitas dari pembangunan tersebut, salah satu indikator nya adalah harus ada umur pengerjaan yang pas seperti pembetonan jalan untuk memastikan itu kualitasnya baik," tutupnya.(dtc/bn)

Diberdayakan oleh Blogger.