Staf Khusus Menteri Hukum dan HAM, Bane Raja Manalu Motivasi WBP Lapas Kelas II Pematangsiantar - Bicara News | Bicara Membangun Nusantara

Header Ads

Header ADS

Staf Khusus Menteri Hukum dan HAM, Bane Raja Manalu Motivasi WBP Lapas Kelas II Pematangsiantar

Bicaranews.com | Simalungun - Staf Khusus Menteri Hukum dan HAM, Bane Raja Manalu kunjungi Lapas Kelas II Pematangsiantar dan berikan motivasi kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). 

"Jangan pernah berpikir untuk kembali ke sini. Kalau sudah bebas dari Lapas ini, jangan pernah kembali lagi. Coba lihat anak-anak ini. Anak Indonesia yang masa depannya masih panjang," ujar Bani Raja didampingi Kalapas Kelas IIA Pematangsiantar, Fitra Jaya Saragih, Simalungun, Sumatera Utara, Senin (19/12/2022). 

Bane menyampaikan bahwa WBP juga harus berani bermimpi dan berusaha keras mewujudkan mimpinya itu. Ia juga mengingatkan agar WBP menjauhi narkoba dan mulai berkegiatan positif dan mengasah keterampilan yang memacu produktivitas. 

"Ayolah, kembali ke jalan yang benar. Di sini sudah dibina. Semoga besar manfaatnya. Berita baik,  kalau dulu orang-orang yang terjerat narkoba tidak ada dapat remisi, tidak ada dapat potongan-potongan lainnya yang mempercepat WBP keluar. Tapi saat ini, pemerintah masih memahami setiap manusia pasti ada masa pertobatan. Dan diberikan kesempatan. WBP akan mendapat kemudahan-kemudahan mendapat remisi. Untuk mendapatkan itu butuh perilaku yang baik. Tentu butuh penilaiaan dan Kalapas," bebernya.

Menurut Bane, semua orang punya masa lalu, bisa berbuat salah, tetapi kesempatan untuk berbenah dan memperbaiki diri harus dimanfaatkan. 

"Ingat masa depan anak-anak ini. Saya sengaja mengajak keluarga WBP yang punya balita. Karena kalau bapak dan mamak begitu melihat mata anaknya, pasti terenyuh. Sebagai manusia yang baik, kita pasti ingin melihat anak kita punya masa depan," ungkapnya.

Usai memberikan motivasi, Bane juga memberikan tali asih kepada keluarga WBP berupa beras, makanan tambahan balita dan minyak goreng. "Mungkin tidak seberapa nilainya, tapi terimalah dengan ikhlas. Saya berdoa agar anak-anak kita ini menjadi anak-anak yang punya masa depan yang akan berhasil," sebutnya. (M/bn)

Diberdayakan oleh Blogger.