Menteri Sosial Serahkan Bantuan Kepada Korban Banjir Bandang Aceh - Bicara News | Bicara Membangun Nusantara

Header Ads

Header ADS

Menteri Sosial Serahkan Bantuan Kepada Korban Banjir Bandang Aceh

Bicaranews.com|ACEH - Menteri Sosial Tri Rismaharini meninjau langsung lokasi banjir bandang dan posko pengungsian untuk memastikan kebutuhan logistik kepada pengungsi, Rabu (9/11/2022). 

Mensos terlebih dulu menemui penyintas di tenda serbaguna Kementerian Sosial RI. Mensos menyerahkan bantuan paket makanan dan mainan anak, serta menyerahkan santunan kepada dua ahli waris korban meninggal dunia akibat banjir.

Bantuan yang diserahkan diterima langsung Bupati Mursil, senilai total Rp1.926.045.466 terdiri dari bantuan tanggap darurat senilai Rp1.576.045.466 dan bantuan bahan natura di dapur umum senilai Rp350.000.000.

Dalam kesempatan tersebut, Mensos juga berbagi pengalaman mengatasi banjir saat menjadi Wali Kota Surabaya. 

“Pada intinya, membahas bagaimana supaya penanganan (terhadap banjir berjalan efektif). (Sehingga banjir) tidak terjadi setiap tahun seperti ini. Tapi, ini sangat teknis sekali,” kata Mensos di Posko Pengungsian.

Sebelumnya, Menteri Sosial juga meninjau langsung lokasi banjir bandang di Desa Rambung Teldak, Kabupaten Aceh Tenggara, Selasa (8/11).

Kementerian Sosial RI  juga memastikan kebutuhan logistik pengungsi banjir bandang di Kabupaten Aceh Tenggara (Agara) terpenuhi. Melalui Taruna Siaga Bencana (Tagana), Kemensos telah hadir sejak bencana terjadi dan membantu kebutuhan para penyintas bencana.

Pada kunjungan tersebut Mensos Risma menyalurkan bantuan dengan total sebesar Rp 677.825.550, terbagi dalam logistik tahap pertama Rp 119 juta, logistik tahap ke dua Rp 305 juta, dapur umum Rp 201 juta, lingkungan pengungsian Rp 6,7 juta dan santunan ahli waris sebesar Rp 45 Juta.

Seperti diketahui, banjir bandang menerjang Agara akibat intensitas hujan tinggi yang menyebabkan meluapnya air Sungai Kali Alas, Sungai Lawe Kinga dan Sungai Muara Baru, pada Selasa dini hari (1/11). 

Luapan air itu merusak tanggul sungai di 6 kecamatan di Agara, yaitu Babussalam, Babul Rahmah, Bambel, Lawe Alas, Lawe Sigala-gala dan Darul Hasanah, serta merusak oprit jembatan penghubung Kecamatan Darul Hasanah dan Kecamatan Badar.

Tercatat sebanyak 466 KK terdampak dan 80 rumah warga di 5 desa mengalami kerusakan dengan rincian rusak berat 17 unit, rusak sedang 29 unit, serta rusak ringan 34 unit.(t/bn)

Diberdayakan oleh Blogger.