70 Guru SMAN 14 Medan Mengikuti Bimtek Implementasi Kurikulum Merdeka, Berjalan Sukses Dan Lancar - Bicara News | Bicara Membangun Nusantara

Header Ads

Header ADS

70 Guru SMAN 14 Medan Mengikuti Bimtek Implementasi Kurikulum Merdeka, Berjalan Sukses Dan Lancar

 

Bicaranews.com|Medan - Sebanyak 70 guru, honorer SMAN 14 Medan Mengikuti bimtek Implementasi Kurikulum Merdeka yang dilaksanakan selama tiga hari mulai Senin hingga Rabu, (1-3/8/2022) di kantor  guru Jalan Pelajar Timur Ujung Gg. Darmo Medan berjalan lancar dan sukses. 

Kepala Sekolah SMAN 14 Medan Eva Fitra, Spd, M. Si didampingi Pengawas Pelaksana Bimtek Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) Awaluddin Sitorus, M.Pd, Mardimpu Sihombing, S.Pd, M.Pd dan Drs. Salammuddin. 

Dalam hal ini Drs.Awaluddin menjelaskan tentang pradimgma pendidikan yang memerdekakan Asesmen. 

Hal yang sama di utarakan Konsultan Dapodik Drs. Salammuddin mengatakan mengenai seputar dapodik dan cara melaksanakan dapodik secara online dan sertifikasi online. 

Kepala Sekolah SMAN 14 Medan Eva Fitra menjelaskan pada bicaranews.com maksud di laksanakan Bimtek Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) dalam rangka menyambut tahun ajaran baru Sekolah sesuai dengan Keputusan Menteri Pendidikan tentang pelaksana Kurikulum Merdeka tahun pelajaran 2022/2023.Dilaksanakan Bimtek sebagi upaya guru SMAN 14 Medan untuk siap melaksanakan Kurikulum ini, "ungkap Eva Fitra. 

"Eva Fiitra,S.PD,M.Si Juga menambahkan dalam pelaksanaan Bimtek Kurikulum Merdeka yang kita laksanakan selama tiga hari yang berakhir Rabu (3/8/2002),sore. Materi bimtek ini, pertama kami meng fokuskan pada materi yang sangat esensial, artinya apa yang menjadi paling penting persiapan guru mengajar, kedua, tidak kalah penting adalah keperluan pada kurikulum yakni pengaturan beban mengajar, "tuturnya.

Setelah bimtek, Eva Fitra berharap saat ajaran baru Guru-guru sudah dapat mengaplikasikan konsep-konsep pembelajaran kurikulum Merdeka belajar, Kurikulum ini adalah Kurikulum yang dirancang Kemedikbudristek untuk menjawab masa pendemi covid 19 yang selama dua tahun lebih kehilangan proses belajar mengajar, ungkap Eva diakhir wawancara pada bicaranews.com. (bn) 


Pewarta : Hendri

Diberdayakan oleh Blogger.