Ribuan Rumah di Seirampah Terendam Banjir, Warga Butuhkan Bantuan - Bicara News | Bicara Membangun Nusantara

Header Ads

Header ADS

Ribuan Rumah di Seirampah Terendam Banjir, Warga Butuhkan Bantuan

Bicaranews.com|Sergai - Tingginya intensitas hujan beberapa hari belakangan mengakibatkan air Sungai Bedagai meluap dan banjir menggenangi seribuan rumah warga yang tersebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Serdangbedagai (Sergai).

Pantauan di lapangan, Rabu (3/11/2021), Desa Pekan Tanjungberingin, Kecamatan Tanjungberingin dan Desa Seirampah, Cempedak Lobang, Firdaus, Pematang Ganjang, serta Desa Seirejo, Kecamatan Seirampah merupakan kawasan yang terdampak banjir.

Ketinggian debit air di kawasan tersebut mencapai 50 Cm hingga 1 meter. Hal ini mengakibatkan banyak warga yang telah meninggalkan kediamannya mengungsi ke posko-posko penampungan ataupun ke dapur umum yang didirikan warga.

"Sudah empat hari ini banjir, tampaknya air makin meninggi. Rumah kami ini saja sampai masuk air, biasanya tidak pernah seperti ini. Barang-barang sudah kami naikkan ke tempat lebih tinggi," ungkap Dermawan Hutajulu (53) warga Dusun III Desa Seirampah.

Nurhayati Lubis (49), warga yang sama mengatakan menghadapi banjir kali ini, warga sudah mendirikan posko-posko penampungan, seperti di Dusun III, Desa Seirampah, warga sudah mendirikan lima posko penampungan. 

"Bantuan yang sudah kami terima tadi dari kecamatan dan PMI, berupa sembako. Namun, kami memohon agar bantuan kesehatan, air minum dan gas untuk memasak yang masih belum ada," sebutnya. 

Dia berharap pemerintah segera membantu warga yang terdampak banjir. Saat ini, katanya, warga hanya bisa menunggu bantuan, sedang sebagian warga lagi mengkordinir mengumpulkan bantuan di jalan lintas Medan-Tebingtinggi. 

"Saat ini, kami hanya bisa menunggu bantuan, terutama bantuan kesehatan dan gas. Itu di jalan lintas, bapak-bapak juga berupaya mengumpulkan bantuan dari setiap orang yang lewat," jelasnya.

Terpisah, Plt Camat Seirampah, Rahmat Suhendra Damanik dikonfirmasi melalui seluler mengatakan setidaknya 1700-an rumah warga di Kecamatan Seirampah terdampak banjir. 

"Data sementara terdapat 1700-an rumah warga yang terkena banjir, tersebar di Kecamatan Seirampah," ujarnya. 

Menurutnya, volume air semakin meninggi selama dua hari belakangan dan mencapai puncaknya pada hari ini.  "Kalau posisi kami saat ini di jalan debit air sudah mencapai paha orang dewasa," katanya.

Rahmat menyebutkan pihak kecamatan sudah berkoordinasi dengan instansi teekait dalam menghadapi banjir tersebut. "Kita sudah kordinasi dengan Dinas Sosial, sudah didirikan tenda darurat dan air bersih. Pihak kepolisian juga sudah menurunkan perahu karet. Demikian juga pihak BPBD dan PMI," jelasnya. 

Untuk bantuan kesehatan, Rahmat mengatakan pihaknya tetap mengupayakan agar petugas kesehatan mendatangi setiap posko darurat yang sudah didirikan. 

"Kebetulan kita ada vaksin juga di kantor kecamatan, jadi petugas kita berbagi, setiap posko kita datangi," ujarnya. 

Dia juga mengimbau agar warga tetap waspada dalam beberapa hari ke depan menghadapi situasi alam yang belum bisa diprediksi.  "Banjir ini murni hujan. Harapan saya agar warga tetap waspada karena kita tidak tau seperti apa situasi ke depan," tutupnya. (sib/bn)

Diberdayakan oleh Blogger.