Tetasan Air Mata Warnai Pemakaman Istri Wakil Wali Kota Medan - Bicara News | Bicara Membangun Nusantara

Header Ads

Header ADS

Tetasan Air Mata Warnai Pemakaman Istri Wakil Wali Kota Medan

Bicaranews.com|Medan - Setelah sholat jenazah di Masjid Al-Iklas Komplek Deli Raya, jenazah Shaula Arindianti istri Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman dimakamkan di Pekuburan Keturunan Almarhum Datuk M Akip, di Jalan Titi Papan Medan Deli, Senin (18/10/2021).

Amatan dilapangan, pemakaman Istri Wakil Wali Kota Medan dihadiri sejumlah pejabat Pemko Medan dan Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajek Shah (Ijeck) serta Kahiyang Ayu istri Wali Kota Medan Bobby Nasution. 

Sebelum dimasukkan ke liang kubur tepat berada di belakang Masjis Al-Abrrar, zenajah Shaula Arindianti Aulia Rachman disinggahkan di Masjid Al-Abrar.

Pemakaman Wakil Ketua PKK Kota Medan itu membuat para pelayat yang ikut merandung kesedihan mendalam dengan meneteskan air mata.  Salahsatunya, Kahiyang Ayu yang merupakan Ketua PKK Kota Medan. 

Sebelumnya, Dokter Faisal Arbie, adik Kandung Aulia Rachman saat membacakan riwayat kakak iparnya, mengungkapkan kalau Shaula Arindianti meninggal dikarenakan sakit. "Kakak kami meninggal karena kanker payudara,"ujar dr Arbie

Ny Wakil Walikota, Shaula Arindianti Aulia Rachman meninggal dunia setelah mendapat perawatan di RS Siloam Medan pada pukul 16.00 WIB.

Dikatakannya, kakak iparnya dibawa dari kediaman ke rumah sakit sekitar Pukul 01 Siang pada Jumat (15/10/2021) lalu. Setelah mendapat perawatan di rumah sakit, sang istri meminta Aulia Rachman suaminya menemani semalaman.

Namun, pada Sabtu Pagi keadaan Wakil Ketua PKK Kota Medan tersebut memburuk alias drop. Kemudian, Pukul 13 WIB Sabtu (16/10/2021) kakak iparnya semakin drop. Lalu dimasukkan ke ruang ICU oleh petugas medis.

Penyembuhan tak dapat lagi dilakukan, kondisi semakin memburuk. Pada Pukul 04 subuh Minggu (17/10/2021) hari ini kembali drop hingga akhirnya meningga dunila pada Pukul 16 WIB.

Menurut dokter Arbie, petugas medis di rumah sakit sempat melakukan test PCR pada Jumat lalu. Hasil tersebut menunjukkan negatif Covid-19, lalu dirawat sebagaimana mestinya.

Sejak setahun lalu, kata Arbie kakak iparnya sudah mulai mengalami penyakit kanker payudara. Takdir berkata lain, meski upaya peyembuhan yang sudah dilakukan. Shaula meninggal dunia dalam usia 42 tahun.(trib/bn)

Diberdayakan oleh Blogger.