Penerapan PTM di SMPN 2 Medan Disambut Gembira Siswa Sekolah - Bicara News | Bicara Membangun Nusantara

Header Ads

Header ADS

Penerapan PTM di SMPN 2 Medan Disambut Gembira Siswa Sekolah

Bicaranews.com|MedanPembelajaran Tatap Muka (PTM) di Medan yang dimulai sejak sepekan terakhir, berjalan cukup efektif dan disambut gembira para siswa. Salah satunya di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Medan Jalan Brigjen Katamso.

Setelah lama tidak berjumpa dengan teman di sekolah, para siswa mengaku senang bisa bersekolah dan bertemu lagi dengan teman-teman di masa PTM.

Salah satu siswa bernama Fatih Akbar kelas VIII mengaku Bahagia dan senang bisa bertemu teman lama lagi setelah sekian lama belajar secara online di rumah. 

“Iya dengan PTM terbatas ini dapat menumbuhkan semangat belajar kembali sebab langsung dibimbing atau diajarkan oleh guru-guru di sekolah,” ungkapnya, Kamis (14/10/2021).

Ia pun berharap agar ke depan waktu pembelajaran ditambah lagi agar lebih efektif lagi sehingga materi yang diajarkan oleh guru dapat tersampaikan.

Hal serupa dikatakan siswa lainnya, Triayu terkait diperbolehkannya PTM.  Ia mengaku senang, sebab, belajarnya langsung diajarkan oleh Guru-guru. 

"Sudah hampir dua tahun kita tidak belajar langsung, jadi saya merasa senang walaupun memang ada sedikit kekakuan karena sudah lama daring," sebutnya. 

Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Medan, Hj Maritta Yetti SPd,  MM

Sementara itu,  Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Medan, Hj Maritta Yetti SPd,  MM mengatakan sejak dimulainya pelaksanaan PTM pada Senin (11/10/2021) Siswa dan Guru yang belum vaksin belum diperbolehkan untuk ikut PTM. 

"Tentu belum diizinkan tatap muka,  tetapi tetap belajar dengan daring. Sesuai dengan SOP menyampaikan bahwa siswa dan guru yang belum vaksin belum diperbolehkan tatap muka. Vaksin dulu baru diperbolehkan tatap muka," sebutnya. 

Dikatakannya, pelaksanaan PTM dalam Sekolah tersebut siswa dibagi dua sesi saat belajar dan satu kelas itu diisi minimal 10 orang siswa.

"Kita tatap mengasuh SOP minimal 10 siswa dalam satu kelas. Karna kita ada shift sore akibat ada renovasi ruangan sekolah. Kita sekarang ini membuat dua sesi," ungkapnya. 

Maritta menambahkan, sebelumnya pihaknya telah berkordinasi dengan pihak orang tua atau wali murid sebagai upaya untuk sosialiasi PTM dan pencegahan COVID-19.

"Jauh sebelum sudah menyurati orang tua siswa menyampaikan akan dilakukan PTM.  Namun, Alhamdulillah para orang tua siswa tidak ada yang keberatan," sebutnya. (*)

Pewarta:Hendri N

Diberdayakan oleh Blogger.