Warga Martubung Kesulitan Air di Hari Raya Idul Adha. PDAM Tidak Mengalir Mulai Pagi Hingga Sore - Bicara News | Bicara Membangun Nusantara

Header Ads

Header ADS

Warga Martubung Kesulitan Air di Hari Raya Idul Adha. PDAM Tidak Mengalir Mulai Pagi Hingga Sore

Bicaranews.com|Medan - Warga Martubung, Kecamatan Medan Labuhan, mengeluhkan air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang tidak mengalir dari tadi pagi hingga sore, bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha 1422 Hijriah, Selasa (20/7/2021).

Salah satu warga, Br Simaremare mengatakan, air PDAM tidak mengalir sejak pagi. "Mulai tadi pagi lah, mulai jam 6 pagi tadi, bangun aku sudah tidak ada air mengalir," ujarnya.

Ia mengaku, akibat tidak mengalirnya air tersebut membuat dirinya menjadi terganggu dalam menyiapkan makanan untuk para kelurganya. "Sampai sekarang (Sore-red) masih mati, enggak bisa masak kami. Jadi sekarang kami stop dulu kegiatan kami yang memang pakai air, kecuali untuk buang air kecil masih ada lah sedikit sisa air semalam," katanya.

"Dari pagi belum ada kami mandi, kayakmana mau mandi enggak ada air kan," tambahnya dengan nada kesal.

Hal yang sama dikatakan Junaidi warga Griya 1, mereka sengaja membuka keran lebar sejak pagi, apabila air hidup bisa langsung tertampung.

"Udah sengaja kami buka keran itu dari tadi pagi, kami buat juga tampungannya panci itu. Rupanya, sampai sore enggak mengalir juga, setetes pun enggak ada jatuh airnya," ujar Junaidi.

"Belum ada kami mandi dari tadi pagi, tengoklah kaki kami pun sudah kotor sekali ini. Belum lagi kami punya anak bayi, mau cuci bajunya saja pun tidak bisa. Kalau sampai malam enggak hidup airnya ya enggak mandilah kami satu hari ini," jelasnya.

Ia mengaku belum mendapat informasi sama sekali terkait air PDAM yang tidak mengalir dari tadi pagi. Namun sebelumnya, kata Junaidi, air PDAM di lokasi tersebut memang sering sekali mendadak tidak mengalir. Namun, biasanya hanya terjadi malam hari, artinya mulai pagi hari air kembali mengalir.

"Sebelumnya memang sering mati, cuma malam saja, paginya hidup. Jadi enggak terlalu bermasalah dulu sama kami karena paginya kan sudah hidup. Ini sekarang kan asli mati, parah kali lah," katanya.

Junaidi juga berharap, air PDAM bisa segera mengalir kembali, karena air merupakan salahsatu kebutuhan utama masyarakat. "Air kan kebutuhan sehari-hari, wajib iya kan. Janganlah sampai kayak gini, kita lancar bayarnya enggak pernah telat, air yang mau dipakai ini berguna sekali untuk kebutuhan sehari-hari kita, mudah-mudahanlah bisa cepat diatasi," harapnya.(t/bn)

Diberdayakan oleh Blogger.