Keluhkan soal PPDB Sumut, Orang Tua Siswa Kembali Penuhi Kantor Disdik - Bicara News | Bicara Membangun Nusantara

Header Ads

Header ADS

Keluhkan soal PPDB Sumut, Orang Tua Siswa Kembali Penuhi Kantor Disdik

Bicaranews.com|Medan - Hari ketiga penerimaan peserta didik baru (PPDB) Sumatera Utara (Sumut), sejumlah orang tua siswa yang belum bisa mendaftar kembali memenuhi kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Sumut.

Pantauan di Kantor Disdik Sumut, Medan, Rabu (9/6/2021), tampak puluhan orang tua bersama anak-anaknya mempertanyakan masalah pendaftaran. 

Petugas menanyai keperluan mereka. Jika terkait PPDB Sumut, para calon peserta didik dipersilakan masuk ke aula, sementara orang tua diminta menunggu di luar ruangan.

Tampak petugas melayani keluhan para calon peserta didik terkait PPDB. Salah satu orang tua siswa yang mengantarkan anaknya ke Kantor Disdik Sumut, Armansyah, mengatakan sudah berulang kali mencoba mendaftar ke sekolah yang diinginkan anaknya, tapi tak bisa.

"Sebenarnya saya sudah ikut prosedur. Saya melakukan pendaftaran online, namun dari hari pertama sampai hari terakhir ini belum bisa. Keterangan registrasi berhasil namun tujuan sekolahnya berbeda. Yang terakhir-terakhir ini saya coba juga berulang-ulang, malah sekolah tujuan hilang," sebut Armansyah.

Armansyah mengatakan mendapat informasi bahwa sistem dari aplikasi PPBD Sumut mengalami masalah. Dia pun memutuskan mendatangi Kantor Disdik Sumut untuk mencari kejelasan.

"Jadi memang saya ada kontak teman-teman, mereka mengatakan ada kesalahan sistem. Saya ke sekolah yang saya tuju juga mereka katakan adanya kesalahan. Saya dianjurkan coba berulang-ulang sampai sekarang nggak bisa, makanya saya ke sini (Disdik Sumut) untuk memastikan bagaimana cara pendaftarannya dan alhamdulillah sedang diproses," sebut Armansyah.

Dia berharap Disdik Sumut memperbaiki situs PPDB Sumut. Dia menyebut situs PPDB Sumut harusnya bisa mempermudah warga mendaftarkan anak-anaknya sekolah tanpa keluar dari rumah saat pandemi Corona.

"Saya berharap kalau kita dihadapkan pada suatu sistem seperti ini sudah harus siaplah gitu. Kondisi pandemi gini, kalau bisa, kita jangan banyak ke luar rumah. Seperti ini, mau tak mau saya, saya sudah tak masuk kerja karena ini. Kalau nggak, ya gimana, demi anak kita, mengusahakan, gitu kan. Mau tak mau, kita berkorbanlah beberapa hari untuk anak. Mudah-mudahan selesai," sebut Armansyah.

PPDB di Sumut dibuka sejak 7 Juni 2021 untuk jalur prestasi dan bakal berakhir pada 9 Juni. Banyak orang tua siswa yang mengeluh karena situs PPDB Sumut kerap eror. Orang tua siswa pun telah ramai mendatangi kantor Disdik Sumut sejak Selasa (8/6) kemarin.

Ombudsman Minta Masa PPDB Diperpanjang

Ombudsman Perwakilan Sumut juga sempat memantau langsung keluhan orang tua siswa terkait PPDB Sumut di Kantor Disdik Sumut. Ombudsman Sumut menyebut aplikasi penerimaan itu dinilai kacau.

"Pertama saya lihat aplikasinya yang kacau ya. Jadi kayaknya tidak dipersiapkan dengan matang," kata Kepala Ombudsman Sumut Abyadi Siregar di Kantor Disdik Sumut, Medan, Selasa (8/6).

Abyadi menyebut ada beberapa kekacauan yang dicatat oleh pihaknya. Salah satu masalahnya adalah sekolah yang tidak sesuai dengan pilihan.

"Tadi saya menyarankan agar ini, karena kan sudah ada kerugian, jadi kami harapkan ini agar diperpanjang waktu pendaftaran ini. Saya melihat situasi ini murni ketidaksempurnaan aplikasi," ucap Abyadi.

DISDIK SUMUT

Disdik Sumut telah angkat bicara mengenai keluhan orang tua siswa terkait situs PPDB Sumut yang disebut eror. Disdik Sumut membantah tuduhan itu. Sekretaris PPDB Disdik Sumut Suhendri menganggap masyarakat belum memahami sepenuhnya cara mengoperasikan situs PPDB tersebut.

"Pada prinsipnya yang sedang hari ini terjadi adalah sebagian besar ada kesalahan dalam menggunakan alat komunikasi, kebanyakan ada yang menggunakan handphone, kemudian cache atau history yang ada di handphone itu tidak dihapus sehingga masyarakat mengalami kendala di situ, itu saja sebenarnya," kata Suhendri kepada wartawan di Kantor Disdik Sumut, Selasa (8/6).

sumber:detikcom

Diberdayakan oleh Blogger.