Tangis Keluarga Pecah Saat Jenazah Grislend GN br Sinaga, Pramugari Sriwijaya Air Tiba di Rumah Duka - Bicara News | Bicara Membangun Nusantara

Header Ads

Header ADS

Tangis Keluarga Pecah Saat Jenazah Grislend GN br Sinaga, Pramugari Sriwijaya Air Tiba di Rumah Duka

 

Bicaranews.com|Tangerang - Jenazah Pramugari Sriwijaya Air SJ 182 Grislend Gloria Natalie br Sinaga, tiba rumah duka keluarganya di Tangerang, Banten, pada Kamis (21/1/2021) sekitar pukul 08.04 WIB. Jenazah Gloria di antar ambulans dan peti jenazah langsung dibawah masuk ke kediaman orang tuanya.

Suasana haru dengan isak tangis keluarga dan kerabat menyelimuti kedatangan jenazah Gloria yang merupakan korban pesawat Sriwijaya Air SJ-182 rute Jakarta-Pontianak di Perairan Kepulauan Seribu.

Di lokasi, tampak teman dan kerabat mendiang saat ini ikut prosesi doa dengan kedatangan jenazah Gloria. Informasi yang dihumpun, Jenazah Gloria akan dikebumikan di TPU Selapajang,  Tangerang hari ini. 

Sebelum kepergiannya mengahadap sang pencipta, tidak ada firasat dan tanda-tanda aneh. dalam keluarga Semua berjalan normal seperti biasa. Hingga akhirnya, ramai diberitakan kecelakaan udara menimpa pesawat Sriwijaya Air, pada Sabtu 9 Januari 2021.

"Enggak ada firasat. Dia berangkat dari rumah tantenya, di Bekasi," kata Robert Sinaga (57), ayah kandung Grislend Gloria Natalies, kepada wartawan di Bandara Soetta, Tangerang, Banten, Minggu (10/1/2021). 

Percakapan terakhir keluarga dengan Gris juga biasa. Menanyakan gayanya yang santai, membawa koper besar berisi pakaian dinas pragawati. Rencananya, setibanya di Pontianak, Gris akan menggantikan pramugari kru aktif.

"Memang dari rumah juga ngomongnya begitu. Katanya, tante saya yang ekstra kru. Makanya pakaian saya dalam koper semua. Ya, dia pakai pakaian biasa, celana jins, baju biasa, dan membawa koper besar," sambungnya.

Pengalaman Gris, bekerja sebagai pramugari ternyata cukup panjang. Dia sudah menjadi pramugari di Sriwijaya Air dua tahun. Sebelumnya, dia bekerja sebagai pramugari di Lion air, selama hampir 5 tahun. Padahal, kuliahnya di Telkom.

"Memang dia kalau cari kerjaan begitu. Dia memang senang dengan dunia penerbangan. Sebenarnya latar belakang pendidikan dia, di Telkom, di lulusan Telkom Bandung tahun 2012. Dia pernah di Telkom juga," tambahnya.

Satu hal yang diingat Sinaga terhadap putri pertamanya itu, adalah karakternya yang periang, cerdas, dan sangat tegas. "Saya berharap cepet ketemu. Dengan petugas Basarnas dan pihak terkait, saya percayakan. Mudah-mudahan mereka bisa menemukan anak saya. Bisa ketemu fisiknya, dalam keadaan apa pun, saya siap menerima. Saya ikhlas," pungkasnya.

Seperti diketahui, Sriwijaya Air SJ-182 tujuan Jakarta-Pontianak dinyatakan hilang kontak pada 14.40 WIB. Pesawat itu, jatuh di Perairan Kepulauan Seribu dekat Pulau Laki dan Pulau Lancang.(t/bn)

Diberdayakan oleh Blogger.