Pilkada Humbahas, Koko dan Paslon Tunggal Sama-sama Klaim Unggul - Bicara News | Bicara Membangun Nusantara

Header Ads

Header ADS

Pilkada Humbahas, Koko dan Paslon Tunggal Sama-sama Klaim Unggul

Bicaranews.com|Humbahas -Pilkada Humbang Hasundutan (Humbahas) berjalan aman dan lancar. Dari hasil penghitungan sementara pasangan calon tunggal Bupati dan Wakil Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor - Oloan P Nababan (Dosmar-Oloan) mengklaim unggul sementara dari kotak kosong atau kolom kosong.

Sama halnya dengan Tim Relawan Kotak Kosong, juga mengklaim unggul sementara dari Paslon tunggal Dosmar-Oloan dari hasil penghitungan sementara, Rabu (9/12/2020).

Seperti dilansir Hariansib, Ketua Tim Pemenangan Paslon Bupati/Wakil Bupati Humbahas Dosmar-Oloan, Ramses Lumban Gaol mengatakan, untuk sementara mereka unggul dari kotak kosong, dengan jumlah perolehan suara sebesar 52,7 persen. Sementara perolehan suara sementara kotak kosong sesuai hasil penghitungan mereka sebesar 47,37 persen.

"Untuk detail hasil perolehan suara tiap kecamatan belum bisa kita sampaikan, karena data yang masuk masih melalui saksi kita di TPS. Namun dari hasil penghitungan kita sementara, kita unggul 52,7 persen dari kotak kosong sebesar 47,37 persen. Untuk data resminya nanti akan kita sampaikan setelah seluruh formulir C1 datang seluruh TPS dari kecamatan,"kata Ramses.

Sementara hasil penghitungan sementara versi tim relawan kolom kosong menunjukkan, kolom kosong unggul dengan perolehan suara sebesar 35.652 atau sekitar 50,65 persen. Sementara Paslon Dosmar-Oloan memperoleh suara sebanyak 34.739 atau sekitar 49,35 persen. Jumlah suara yang masuk sebesar 71.174.

Menyikapi hasil penghitungan suara sementara dari berbagai lembaga maupun desk Pilkada, Ketua Harian Forum Peduli Demokrasi Humbang Hasundutan (FPDHH) Relawan Pemenangan Kotak Kosong, JS Simatupang kepada wartawan mengatakan untuk mempercayakan hasil penghitungan suara kepada Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) secara transparan, terbuka dan akuntabel.

"Kita meminta KPUD tidak terbawa arus opini dalam bentuk apapun. Kita juga meminta KPUD lebih transparan untuk memperlihatkan demokrasi sejarah di Humbang dan mengumumkan secara resmi pemilih yang datang ke TPS. Berapa jumlah suara sah, dan suara tidak sah yang didapat paslon tunggal dan kolom kosong. Begitu juga dengan golput. Sehingga menjadi pembelajaran di Pilkada berikutnya," katanya.

Dia menambahkan, FPDHH yang bekerjasama dengan Formades dan mahasiswa mempunyai saksi dan bukti valid yang dapat dipertanggungjawabkan apabila terjadi kecurangan.

Tak lupa dia juga menghimbau seluruh masyarakat Humbahas baik pendukung maupun tidak pendukung kolom kosong untuk menunggu hasil penghitungan resmi dari KPUD secara resmi dengan tenang dan kondusif.

sumber;hariansib

Diberdayakan oleh Blogger.