Peringatan Hari Jadi ke-75 Kabupaten Tapanuli Utara Digelar Sederhana dengan Doa Bersama - Bicara News | Bicara Membangun Nusantara

Header Ads

Header ADS

Peringatan Hari Jadi ke-75 Kabupaten Tapanuli Utara Digelar Sederhana dengan Doa Bersama

Bicaranews.com|Tarutung - Peringatan hari jadi ke-75 Kabupaten Tapanuli Utara dilaksanakan secara sederhana dengan menggelar doa bersama dan syukuran di Gedung Sopo Partungkoan jalan Sisingamangaraja Tarutung, Senin (6/10/2020).

Acara diawi dengan memanjatkan doa sesuai dengan agama dan kepercayan Kristen, Katolik dan Islam dilanjutkan meniup lilin dan pemotongan kue ulang tahun secara bersama-sama oleh Bupati Taput Nikson Nababan, Wakil Bupati Sarlandy Hutabarat, Ketua DPRD Poltak Pakpahan disaksikan Kapoleres AKBP Jonner Samosir, Dandim Lekol CZi Roni Agus Widodo, Kajari Tantang Darmi, Wakil Ketua PN Hendra Hutabarat.

Pada kesempatan itu, Bupati menyampaikan  ditengah pendemi Covid -19 perayaan HUT ke 75 Taput tidak seperti biasanya, kali ini  tanpa ada kemeriahan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Dijelaskan, sejak pendemi Covid-19  Pemkab Taput telah melakukan berbagai hal untuk kepentingan  masyarakat terutama memperhatikan sisi kesehatan. "Taput menjadi satu-satunya  kabupaten di Sumatera Utara yang  memiliki rumah sakit yang secara  mandiri dan berdikari dalam menangani Covid 19," sebutnya.

Terkait pengalokasi anggaran untuk penanganan Covid-19, Pemkab Taput melakukan revocusing dan realokasi anggaran untuk kesehatan dan  ketahanan pangan melalui pengadaan maskes secara masif, pengadaan APD dan  pemberian bantuan kepada masyarakat petani berupa bibit dan pupuk.

Dengan kebijakan revocusing dan realokasi anggaran tersebut, Pemkab Taput mendapat dana insentif dari pemerintah pusat yang juga dimanfaatkan untuk ketahanan pangan dan kesehatan.

"Rasionalisasi anggaran juga dilakukan dengan pemotongan anggaran pada OPD dan DPRD. Dengan perkiraan selama tiga (3) bulan tidak melakukan pekerjaan ke luar kota maka anggarannya digunakan untuk penanganan covid 19," jelasnya.

Sementara sektor yang menggerakkan ekonomi masyarakat dibuka secara perlahan. Guna mengantisipasi UMKM tidak mati suri, maka dalam P-APBD tahun 2020, dana insentif sebagian disalurkan untuk menggerakkan umkm.(sib/t/bn)

Diberdayakan oleh Blogger.