GMKI Wilayah I SUMUT-NAD Gelar Konsultasi Peringati Sumpah Pemuda, Sarlandy Hutabarat: Keberadaan Food Estate akan Menjadi Sentra Ekonomi Taput - Bicara News | Bicara Membangun Nusantara

Header Ads

Header ADS

GMKI Wilayah I SUMUT-NAD Gelar Konsultasi Peringati Sumpah Pemuda, Sarlandy Hutabarat: Keberadaan Food Estate akan Menjadi Sentra Ekonomi Taput

Bicaranews.com|Taput  - Wakil Bupati Tapanuli Utara (Taput) Sarlandy Hutabarat, SH didampingi Kadis Pariwisata Taput Binhot Aritonang, S.Sos, dan Kabag Tapem & Kerjasama Josua Situmeang, SSTP, MSP menjadi Narasumber dalam kegiatan Konsultasi Wilayah I GMKI Sumut-NAD, di Gedung Mekanisasi Pertanian, Kamis (29/10)

Kegiatan Konsultasi Wilayah I GMKI Sumut- dalam rangka peringatan Hari Sumpah Pemuda dengan tema "Semangat 92 tahun sumpah pemuda dalam membangun Sumatera Utara". Kegiatan ini  diprakarsai oleh Pengurus Pusat GMKI Gito Marnakkok Pardede, S.Agr,  dengan ketua panitia Swangro Lumban Batu. 

"Dulu saya juga menjadi bagian dari keanggotaan GMKI semasa kuliah di Fakultas Hukum USU. Saya mengambil topik "Menatap masa depan Danau Toba sebagai Pariwisata Internasional. Tujuan saya untuk memperkenalkan objek dan potensi wisata di Tapanuli Utara. Juga bagaimana pengelolaan dan pembenahan sektor wisata yang  dilaksanakan oleh Pemkab Taput dalam mewujudkan Visi Tapanuli Utara sebagai lumbung pangan, lumbung sumberdaya manusia berkualitas dan daerah tujuan wisata," ujar Wakil Bupati mengawali paparannya. 

Selanjutnya Wakil Bupati menyampaikan bahwa Pemerintah Pusat juga telah menerima permohonan terkait lahan Food Estate di Kabupaten Tapanuli Utara seluas 17.961,72 Hektar yang berlokasi di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Sipoholon, Kecamatan Parmonangan dan Kecamatan Adiankoting.

Keberadaan Food Estate akan menjadi sentra ekonomi bagi Pemkab Taput yang melibatkan masyarakat. Pengembangan Food Estate ini nantinya diharapkan menjadi sentra produksi komoditi tanaman berbuah di provinsi Sumatera Utara serta menjadi percontohan Nasional, disamping menghasilkan buah, juga tetap menjaga kesinambangan alam.

Saat ini dukungan dari generasi muda sangat diperlukan dalam mendorong percepatan pembangunan sektor priwisata, bagaimana menumbuhkan kesadaran bahwa kehadiran para  wisatawan harus disambut dengan kerahmatamahan dan pelayanan yg baik dari masyarakat sekitar daerah wisata.

Wakil Bupati juga menyampaikan perlunya dukungan semua pihak dalam mendorong Pendirian Universitas Negeri di Tapanuli Raya.  "Konsep pemikiran yang digagas oleh Bupati Taput ini diyakini merupakan  triger yang nantinya dapat memicu pertumbuhan seluruh sektor pembangunan di wilayah Tapanuli Raya, termasuk  sektor Pariwisata," ujar Wakil Bupati menambahkan. 

"Pemkab Taput juga telah menyampaikan usulan usulan kepada Pemerintah pusat guna mendorong percepatan pengembangan Pariwisata Danau Toba, seperti pembanguan Tol Muara-Sibolga maupun wisata selancar di Pulau Nias, usulan membuka akses Taput- Labura guna mendorong KEK Seimangke, serta bagaimana menghubungkan wisata Danau Toba dengan konservasi alam Barumun di Padang Lawas. "Berikan masukan dan kritikan membangun yang dapat pilihan solusi bagi pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat," ujar Wakil Bupati mengakhiri.(rel/bn)

Diberdayakan oleh Blogger.