D Edy Eka S Meliala : Pemko Medan Harus Lebih Prioritaskan Perbaikan Infrastruktur - Bicara News | Bicara Membangun Nusantara

Header Ads

Header ADS

D Edy Eka S Meliala : Pemko Medan Harus Lebih Prioritaskan Perbaikan Infrastruktur

Bicaranews.com|Medan - Anggota Komisi IV DPRD Medan menyebutkan, warga Kota Medan saat ini lebih membutuhkan perbaikan infrastruktur seperti jalan dan drainase karena kerap  mengakibatkan banjir kalau hujan deras turun. 

“Akan lebih penting perbaikan jalan dan drainase saat ini daripada perbaikan taman kota. Apalagi saat ini musim hujan, sehingga mengakibatkan banjir di Kota Medan,” ujar Anggota Komisi IV DPRD Medan D Edy Eka Suranta Meliala, Rabu (21/10/2020) via selularnya. 

Pembenahan dan perbaikan terhadap jalan saat ini sudah sangat mendesak. Apalagi Medan sempat dijuluki ‘kota sejuta lubang’ sehingga sudah darurat perbaikan jalan saat ini. “Hampir di setiap sudut jalan Kota Medan ‘dihiasi’ lubang jalan sehingga perlu segera dibenahi,” ujar Politisi Gerindra ini. 

Begitu juga dengan perbaikan drainase sudah sangat mendesak. Hujan tidak sampai 1 jam saja, sudah mengakibatkan genangan air. Hal itu akibat perencanaan drainase di Kota Medan sangat tidak jelas. Banyak drainase di hulu yang besar, namun di hilir justru menyempit. 

Bahkan, banyak juga drainase yang tidak berujung dan terhenti tanpa ada muaranya. Hal itu jelas mengakibatkan terjadinya banjir. “Bagaimana tidak, kalau air dari hulu besar, sedangkan di hilir justru salurannya mengecil, sudah pasti mengakibatkan  banjir, ujar Bendahara Partai Gerindra Medan itu. 

Selain itu, banyak drainase yang tumpat akibat banyaknya sedimen dan sampah yang menumpuk. Akibatnya air tidak bisa mengalir dan saat hujan turun, air meluber ke jalan dan ke rumah warga, ujarnya lagi. 

Di masa pandemi ini, memang warga perlu tempat berolahraga seperti taman kota. Namun lebih penting kalau infrastruktur yang dibenahi sehingga warga tidak ‘sibuk’ saat hujan turun, sebutnya. 

Pemko Medan diharapkan bisa melihat skala prioritas dalam pembangunan. Jangan nanti kebutuhan mendesak justru dibelakangkan. Perlu ada kajian mendalam untuk skala prioritas perbaikan di Kota Medan, pungkasnya. (oge/bn)

Diberdayakan oleh Blogger.