Tiga Kecamatan di Sukabumi Dilanda Banjir Bandang, 12 Rumah Hanyut 85 Terendam - Bicara News | Bicara Membangun Nusantara

Header Ads

Header ADS

Tiga Kecamatan di Sukabumi Dilanda Banjir Bandang, 12 Rumah Hanyut 85 Terendam

Bicaranews.com|Sukabumi, Jabar - Sebanyak tiga kecamatan di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dilanda banjir bandang yang menyebabkan puluhan rumah terendam banjir yang terjadi pada Senin (21/9) petang sekitar pukul 17.00 WIB.

"Tiga kecamatan yang terdampak banjir bandang tersebut yakni Kecamatan Cibadak, Cidahu dan Cicurug," kata Ketua Forum Komunikasi SAR Daerah Kabupaten Sukabumi Okih Fajri di Sukabumi.

Adapun lokasi banjir paling parah terjadi di Kampung Cibuntu, Desa Pasawahan, Kecamatan Cicurug, kemudian Kampung Bantar RT 05/01, Desa Pondokasotengah, Kecamatan Cidahu dan Kampung Babakananyar RT 03 RW 09, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak.

Menurutnya, petugas gabungan hingga saat ini masih berada di lokasi untuk melakukan pendataan dan membantu warga yang terdampak bencana banjir bandang. Ketiga kecamatan tersebut terdampak bencana karena berada di aliran sungai yang sama.

"Pendataan masih terus dilakukan oleh pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi untuk mengetahui berapa total rumah yang rusak akibat bencana ini," ujarnya menambahkan.

Sementara Koordinator Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi Daeng Sutisna mengatakan hingga kini petugas gabungan masih berada di lokasi untuk membantu warga yang terdampak bencana tersebut.

Pencarian terhadap dua warga yang terseret arus banjir bandang dilanjutkan pada esok hari, kemudian warga yang rumahnya rusak sudah dievakuasi dan diungsikan ke tempat yang lebih aman.

12 RUMAH HANYUT 85 TERENDAM

Data sementara yang dikeluarkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dampak akibat banjir bandang yang terjadi di Kecamatan Cicurug, Senin, mengakibatkan 12 rumah hanyut dan 85 rumah terendam.

"Luapan air Sungai Citarik tersebut berkisar 5-6 meter dan merendam beberapa perkampungan di Kecamatan Cicurug," kata Koordinator Pusat Pengendalian Operasi BPBD Kabupaten Sukabumi Daeng Sutisna di Sukabumi, Senin.

Beberapa kampung yang terdampak banjir tersebut yakni Kampung Cipari, Desa Cisaat, Kampung Cibuntu, Desa Pasawahan, Kampung Belakan Aspol, Kelurahan Cicurug, Kampung Nyangkowek RT 002/007, Desa Mekarsari, Kampung Lio RT 002/005, Desa Mekarsari dan Perum Setiabudi, Desa Bangbayang.

Selain menyebabkan belasan rumah terbawa hanyut air banjir bandang, sejumlah kendaraan baik roda dua maupun empat juga ikut terbawa hanyut, selain itu dua warga yang merupakan pembuat roti pun ikut menjadi korban dan hingga kini masih dalam pencarian.

Lanjut dia, untuk warga yang rumahnya terbawa arus air dan terendam banjir sudah dievakuasi dan diungsikan ke beberapa lokasi seperti ruangan puskesmas pembantu dan rumah warga lainnya yang lebih aman.

Pihaknya juga mengimbau kepada warga untuk tidak mendekat ke lokasi khawatir terjadi banjir susulan mauapun terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Untuk pendataan kerugian dan jumlah warga yang terdampak masih dalam perhitungan.

"Kerugian akibat bencana banjir bandang ini masih dalam pendataan, jika melihat kondisi rumah dan sejumlah kendaraan yang tersapu derasnya arus banjir mencapai ratusan juta hingga miliaran rupiah," tambahnya.

Daeng mengatakan untuk bantuan darurat sudah dikirim ke beberapa lokasi untuk meringankan warga yang terdampak banjir bandang tersebut, bantua itu berupa makanan instan, siap saji dan perlengkapan lainnya.

Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan instansi lainnya seperti TNI dan Polri untuk melakukan pengamanan antisipasi ada oknum yang memanfaatkan bencana dengan mencuri barang milik korban.(ant)

Diberdayakan oleh Blogger.