Akhyar Nasution dan Bobby Nasution Mengaku Tak Kesulitan Menjalani Tes Psikologi - Bicara News | Bicara Membangun Nusantara

Header Ads

Header ADS

Akhyar Nasution dan Bobby Nasution Mengaku Tak Kesulitan Menjalani Tes Psikologi

Bicaranews.com|Medan - Bakal calon Wali Kota Medan Akhyar Nasution dan Bobby Nasution mengaku santai dan tidak menemukan kesulitan saat menjalani tes psikologi yang menjadi persyaratan mutlak terkait Pilkada yang akan digelar pada 9 Desember 2020.

"Prosesnya berjalan aman, tenang, lancar dan terikuti semuanya. Tidak ada masalah dan bagus," kata Akhyar Nasution usai menjalani tes psikologi di Santika Hotel Medan, Selasa (8/9/2020).

Akhyar yang masih menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Medan ini juga optimistis terkait hasil dari tes tersebut. "Insya Allah, psikologi ini kan hanya pemetaan," katanya.

Bobby Afif Nasution dan Aulia Rachman
Bobby-Aulia 

Hal yang sama juga dikatakan pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan, Bobby Afif Nasution dan Aulia Rachman usai menjalani ujian tertulis pemeriksaan psikologi.Menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini mengaku tidak menemukan kesulitan pada saat tes tertulis pemeriksaan psikologi yang berlangsung selama kurang lebih lima jam terhitung mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB.

Bobby yang didampingi Aulia mengatakan bahwa mereka bersama para pasangan calon kepala daerah lainnya masih akan mengikuti sesi wawancara guna memenuhi persyaratan mutlak terkait Pilkada Serentak yang akan digelar pada 9 Desember 2020.

"Tes psikologi biasa, seperti terakhir dulu waktu kuliah S2 (Magister). Banyak ketawa juga tadi, gambar-gambar itu. Kesulitan tidak ada," katanya di sela-sela tes pemeriksaan.

Sementara itu pantauan ANTARA di lokasi, hingga saat ini para pasangan calon kepala daerah se-Sumatera Utara yang mengikuti tes psikologi di Medan masih berada di dalam ruangan tes pemeriksaan.

Seperti diketahui, Akhyar Nasution - Salman Alfarisi didukung dua partai yakni PKS dan Demokrat.Sementara, Bobby Afif Nasution - Aulia Rachman didukung delapan partai politik yakni PDI Perjuangan, Partai Golkar, Gerindra, PAN, Nasdem, Hanura, PSI, dan PPP.(ant)

Diberdayakan oleh Blogger.