Bobby Nasution Bantah Politik Dinasti: Kami Punya Hak Dipilih

Bobby Nasution Bantah Politik Dinasti: Kami Punya Hak Dipilih

Rambe
By -
0

Bicara News|Medan - Menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Bobby Nasution membantah tengah membangun dinasti politik karena maju dalam Pilkada Kota Medan 2020. Bobby diusung sebagai calon wali kota Medan oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Menurut Bobby, sebagai warga negara Indonesia, dirinya memiliki hak untuk memilih dan dipilih dalam kontestasi politik elektoral lima tahunan.

"Kami sebagai warga negara Indonesia juga berhak ikut karena kami punya hak memilih dan dipilih. Saya rasa itu suatu kewajaran bagi saya. Kami ingin membangun Kota Medan," kata Bobby di Kantor DPD PDIP Sumut, Jalan Jamin Ginting, Medan, Selasa (11/8).

Suami Kahiyang Ayu itu mengaku dari awal tak pernah mendapat keistimewaan. Ia mengatakan tetap mengikuti seleksi yang digelar PDIP. Setelah tahapan dilalui, Bobby akhirnya diusung bersama Aulia Rahman, kader Partai Gerindra.

Jadi tahapan itu saya lakukan karena itu kewajiban yang ditetapkan PDIP, tanpa melihat siapa calon kepala daerah ini di belakangnya ada siapa, kami tetap ikuti skema," ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPD PDIP, Djarot Saiful Hidayat mengatakan Bobby telah mengikuti berbagai tahapan yang ditetapkan untuk diusung PDIP. Penjaringan bakal calon kepala daerah yang dilakukan PDIP dilakukan adil dan terbuka.

Djarot mengklaim tak ada perlakuan khusus terhadap Bobby, termasuk anak Jokowi, Gibran Rakabuming Raka yang diusung sebagai calon wali kota Solo.

"Mas Bobby mengikuti semua tahapan itu. Jadi partai politik tidak melihat orang perorang tapi kepentingan suatu wilayah," katanya.

Sebelumnya, Ketua DPP PDIP Puan Maharani mengumumkan Bobby dan Aulia Rahman sebagai calon wali kota dan wakil wali kota Medan 2020-2025. Pengumuman nama Bobby dilakukan bersamaan dengan 74 pasangan calon kepala daerah lainnya yang maju dalam Pilkada 2020.(cnni)

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)